SaintekSBMPTNSoshum

Peraturan SBMPTN : Pendaftaran 2020-2021

Sebagai peserta yang baru saja lulus SMA atau sederajat maupun telah lulus 3 tahun terakhir. Anda berhak mengikuti SBMPTN untuk bisa masuk prodi impian Anda. Namun, untuk itu Anda perlu mengetahui beberapa peraturan SBMPTN mengenai proses pendaftaran tahun 2020-2021 yang akan datang. Dengan informasi ini setidaknya Anda dapat mempersiapkan diri sebelum mengikuti ujian tersebut.

Menurut data tahun 2015, terdapat 693.185 orang yang ikut SBMPTN. Namun, yang diterima di PTN hanya 121.653 orang. Dari sini kita bisa tahu bahwa hanya 18% dari semua peserta yang dapat lulus ujian SBMPTN. Karena itu, sebaiknya Anda mengikuti aturan yang ada di jalur SBMPTN sehingga bisa lulus seleksi pada jalur ini.

Peraturan SBMPTN yang Perlu Diikuti oleh Para Peserta

SBMPTN merupakan jalur ujian tulis yang harus diikuti calon mahasiswa sebelum diterima di Universitas mana pun. Kenapa demikian? Sebab, metode jalur SBMPTN dikerjakan dengan ujian tertulis dan diikuti oleh seluruh peserta SBMPTN. Sebetulnya ada aturan tersendiri untuk beberapa prodi, di mana mereka akan mendapat ujian tambahan seperti ujian ketrampilan. Sebagai contoh program studi Olahraga atau Seni.

Aturan di jalur SBMPTN tidaklah berat ataupun sulit dilakukan, justru menguntungkan bagi para peserta. Apabila ada peserta yang telah menjalani seleksi SNMPTN namun gagal. Anda tak perlu berkecil hati apalagi menyerah, karena masih memilki kesempatan tuk ikut penyeleksian SBMPTN.

Melihat banyaknya pesaing yang tak pernah surut tiap tahunnya, bagi Anda yang akan ikut SBMPTN tahun ini seharusnya Anda mempersiapkan diri sebaik mungkin. Misalnya, membuat belajar kelompok khusus untuk membahas soal-soal SBMPTN yang dapat anda lakukan tiap hari. Selain itu, Anda bisa juga mengikuti try out maupun bimbingan belajar dari lembaga pendidikan seperti bimbel, dan lain sebagainya.

Proses Pendaftaran dan Peraturan SBMPTN

Saat Anda mendaftar SBMPTN, maka sepatutnya Anda harus ketahui peraturan yang berlaku, yakni persyaratan pendaftaran, tata cara pendaftaran, dan peraturan yang lainnya. Untuk mengetahui semua informasi tersebut, maka pada artikel ini akan membahas aturan-aturan itu secara lengkap.

1. Persyaratan Pendaftaran Peraturan SBMPTN

  • Jika Anda siswa SMA, MA, SMK, atau sederajat lulusan tahun 2018, 2019 seharus sudah mempunyai ijazah.

Untuk Anda murid SMA, SMK, MA, atau sederajat yang akan lulusan tahun 2020 harus memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah, setidaknya memuat akan informasi jati diri beserta pasfoto yang berwarna dan sudah ditandatangani oleh kepala sekolah. Lalu diberikan cap stempel dari sekolah yang sah.

  • Mempunyai Nilai UTBK.
  • Kesehatan Anda dalam kondisi prima sehingga tidak mengganggu saat proses studi.
  • Mempunyai NISN.
  • Kalau Anda memilih prodi di bidang seni atau olahraga, Anda diwajibkan membuat Portofolio.
  • Biaya UTBK dibayar peserta atau dari subsidi pemerintah.
  • Jika Anda tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun ini.

Jika semua persyaratan di atas dapat Anda penuhi, dengan begitu Anda memiliki kesempatan untuk melakukan pendaftaran yang sesuai peraturan SBMPTN. Pendaftaran SBMPTN bisa dilakukan dengan aturan sebagai berikut.

2. Aturan Pendaftaran SBMPTN

  • Daftarkan diri Anda untuk mengikuti tes UTBK.
  • Jangan sampai lupa untuk mengikuti ujian UTBK.
  • Apabila Anda lulus UTBK, maka hasilnya bisa dipakai untuk mendaftar SBMPTN.
  • Lakukan pendaftaran jalur SBMPTN.
  • Lihat hasil pengumuman SBMPTN yang Anda ikuti sesuai jadwal.

3. Tata Cara Pendaftaran SBMPTN

Untuk menjabarkan secara detail tentang peraturan pendaftaran SBMPTN, akan dijelaskan berikut ini.

  • Buka situs pendaftaran SBMPTN secara online 
  • Isi biodata pendaftaran Anda secara benar dan lengkap.
  • Sebaiknya Anda memilih PTN maupun prodi yang ada pada ketentuan. 
  • Bagi pendaftar program studi bidang seni atau olahraga, Anda harus unggah borang portofolio. 
  • Mengunggah dokumen-dokumen yang diperlukan dalam persyaratan SBMPTN.
  • Isi data Anda hingga selesai
  • Sebelum diberikan cek kembali kebenaran data tersebut.
  • Kalau tata cara pendaftaran sudah benar, Anda bisa cetak kartu peserta SBMPTN-nya.

Terutama untuk pendaftar prodi di bagian seni, olahraga, dan lainnya. peserta diwajibkan untuk mengunggah portofolionya untuk materi tambahan pada proses seleksi SBMPTN. Lakukan tata cara di atas saat Anda akan mendaftar SBMPTN secara online. Adapun peserta SBMPTN yang kurang mampu, bisa mengajukan diri jadi bagian progam Bidikmisi SBMPTN.

4. Alur untuk Pendaftaran Bidikmisi SBMPTN

Untuk peserta SBMPTN dari keluaga menengah ke bawah di mana ekonominya jauh dari kata cukup. Di sini Anda dapat mengikuti seleksi Bidikmisi melalui jalur SBMPTN. Aturan untuk pendaftarannya akan dijelaskan di bawah ini.

Peraturan SBMPTN untuk pendaftaran Bidikmisi, yaitu; 

  • Calon peserta Bidikmisi harus memperoleh rekomendasi dari Kepala Sekolah.
  • Calon peserta Bidikmisi dapat mengakses melalui situs online tepercaya. 
  • Bagi calon peserta Bidikmisi yang telah dinyatakan lolos persyaratan, Anda akan menerima Kode Akses Pendaftaran atau KAP serta Personal Indentification Number atau yang sering dikenal PIN untuk segera daftarkan hal tersebut ke SBMPTN.

Harap Anda ingat untuk pendaftaran Bidikmisi SBMPTN hanya diperuntukan oleh calon mahasiswa yang keluarganya tidak mampu serta berpotensi dalam akademik. Dan bagi calon mahasiswa dari keluarga mampu, silahkan untuk mendaftarkan diri Anda untuk mengikuti SBMPTN saja.

Ketika Anda akan mengisi data untuk pendaftaran SBMPTN, di situ Anda diwajibkan untuk menulis pilihan untuk program studi dan juga PTN. Di bawah ada beberapa Alur dalam pemilihan Prodi dan Perguruan Tinggi Negeri. 

5. Aturan Pada Pemilihan PTN dan Program Studi

Kelompok Soshum dan kelompok Saintek merupakan kelompok dari prodi atau program studi yang terdapat di dalam PTN. Semua calon mahasiswa diperbolehkan untuk memilih program studi sebanyak mungkin mereka mau dalam 2 program studi dengan alur yang telah ditentukan berikut ini;

  • Apabila prodi yang peserta pilih semua dari kelompok Saintek, maka peserta akan mengerjakan ujian kelompok Saintek.
  • Apabila prodi yang dipilih semua berasal dari kelompok Soshum, peserta harus mengikuti ujian kelompok Soshum.
  • Namun Jika prodi yang dipilih peserta dari ke dua kelompok tersebut, peserta akan ikui ujian kelompok Saintek dan juga ujian kelompok Soshum

Urutan saat menulis untuk pemilihan prodi dinyatakan sebagai prioritas pilihan, jadi yang Anda isi di awal akan dijadikan pilihan utama. Peraturan SBMPTN untuk peserta ini agar dapat memilih prodi di PTN mana pun.

Saat Anda telah mendaftar untuk ujian tersebut, Anda harus mempersiapkan diri dengan matang yaitu belajar dengan bersungguh-sungguh mulai saat ini juga. Apalagi Anda masih mempunyai waktu yang cukup banyak untuk belajar lebih dari sebelumnya. Selain itu, tak lupa untuk mengikuti peraturan SBMPTN saat pendaftaran Anda lakukan. Ingatlah, pesaing Anda ada banyak dan yang terpilih masuk PTN kuotanya terbatas.

Tags

Abid Ra

Sedang menempuh pendidikan S1 Ilmu Komputer di Binus University. Berbagi hal-hal menarik terkait pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close