SBMPTN

Masih Bingung? Begini Cara Daftar SBMPTN 2020

SBMPTN merupakan salah satu kompetisi besar yang diperuntukkan bagi para siswa lulusan SMA/MA/SMK tahun 2017, 2018, 2019 untuk mendaftar di universitas negeri di Indonesia. Baik yang ijazahnya paket C ataupun tidak. Bagaimana alur cara daftar SBMPTN 2019 secara lengkap? 

Sebelum membahas lebih jauh, pada tahun 2016, dikenalkan dengan adanya Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) pada SBMPTN. Sehingga para peserta tidak lagi mengerjakan soal dengan cara manual. Tetapi menggunakan komputer yang disediakan dan sudah terkoneksi dengan panitia pusat. Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini : 

Apa Itu SBMPTN? 

SBMPTN adalah singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Dimana, tes ini diadakan sekali setiap tahunnya. Biasanya terjadi pada  bulan Juni-September. Tergantung kalender pendidikan yang sedang berlaku. 

Siapa penyelenggara SBMPTN? Penyelenggara SBMPTN disebut dengan LTMPT yaitu Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Tujuannya untuk mengetahui kemampuan para calon mahasiswa untuk menempuh studi di masa perkuliahannya. Karena di perguruan tinggi, para mahasiswa dituntut untuk bisa berprestasi baik dalam hal akademik maupun non akademik. 

SBMPTN merupakan kompetisi yang paling ditunggu-tunggu oleh para siswa lulusan SMA/MA/SMK sederajat yang tidak lolos atau tidak mengikuti SNMPTN. Yaitu Seleksi Nilai Masuk Perguruan Tinggi Negeri yang seleksinya berdasarkan nilai yang didapat siswa semasa di sekolah. 

Peserta yang mengikuti tes mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Bahkan, pada tahun 2018 hanya sekitar 19,8% dari total 860.001 yang lolos seleksi ini. Jika dihitung, hanya sekitar 165.831 peserta saja.  Sangat ketat kan seleksinya? 

Maka dari itu, persiapkan sejak dini dan pelajari kisi-kisi soal yang akan keluar. Karena panitia melakukan perbaikan soal dari tahun ke tahun juga membuat tingkat kesulitan semakin bertambah. Hal ini sejalan dengan kurikulum di sekolah yang kualitasnya juga semakin di tingkatkan. 

Apakah Anda sudah siap untuk mengikuti tes ini? Lalu bagaimana cara mendaftarnya? Apakah ada persayaratan khusus? 

Tahapan atau Aluar Cara Daftar SBMPTN 2019 

Kapan tanggal pendaftaran SBMPTN? Catat, pendaftaran dilaksanakan pada Tanggal 10-24 Juni 2019. Ada yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu sebelum melaksanakan tes SBMPTN. Peserta harus melaksanakan Ujian Tertulis Berbasis Komputer terlebih dahulu, yang mana nilainya bisa untuk mendaftar di SBMPTN 2019. Jadi tes dulu baru daftar ya. Lalu bagaimana cara mendaftarnya? 

1. Pendaftaran Hanya Dilakukan Pada Laman Resmi 

Pertama Anda harus melakukan pendaftaran hanya di laman resmi panitia. Yaitu http://pendaftaran-sbmptn.ltmpt.ac.id/. Hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan tim seleksi masuk perguruan tinggi negeri selain itu ya. 

Apalagi ada pihak yang mengaku bahwa bisa memasukkan pergurua tinggi tanpa harus mengikuti tes terlebih dahulu. Itu semua hoax dan perlu diwaspadai. Jika Anda menemukan yang seperti ini segera laporkan kepada pihak yang berwajib. Ingat ya, hanya pada link di atas, tidak ada yang lain. 

2. Melakukan Pengisian Biodata Calon Mahasiswa 

Setelah melakukan pendaftaran, Anda diminta untuk mengisi biodata. Kecuali, bagi Anda yang sudah pernah mendaftar melalui jalur SNMPTN, maka tidak perlu mengisi biodata 2 kali. Sampai sini jelas kan? 

Sekedar tips, isilah data Anda dengan sebenar-benarnya. Jangan sampai ada yang di manipulasi atau tidak sesuai dengan kenyataan. Periksa kembali semua data, usahakan tidak ada penulisan yang salah.  

3. Memilih Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang akan dimasuki 

Setelah mengisi biodata, Anda akan diminta untuk memilih PTN. Peserta hanya boleh memilih 2 PTN dengan dua jurusan atau program studi. Tidak boleh lebih dari itu. Sekedar tips juga, usahakan Anda sudah mengetahui tentang seluk beluk program studi yang ingin Anda pilih. Pelajari secara lebih mendalam. 

Usahakan juga untuk tidak memilih dua PTN yang tidak mau dinomor duakan. PTN mana yang tidak mau dinomor duakan? Yaitu PTN yang rangkingnya berdekatan sebagai PTN terfavorit. Misal PTN pilihan nomor 1 di peringkat 4, dan nomor 2 di peringkat 5. 

4. Mengunggah Portofolio 

Ada persyaratan untuk mengunggah portofolio untuk peserta yang memilih jurusan musik, teater, tari, seni rupa, olahraga, etnomusikologi, karawitan, film dan televisi juga fotografi. Untuk borangnya, bisa diunduh di laman http://download.sbmptn.ac.id/.

5. Mengunggah Dokumen yang Di syaratkan oleh Panitia 

Dokumen yang disyarakatkan seperti Ijazah, SKL, surat keterangan sehat, NISN atau yang lainnya. Usahakan file yang diunggah terbaca dengan jelas agar memudahkan panitia. Biasanya ada batas ukuran tertentu. 

Sekedar catatan, untuk memilih program studi dibagi menjadi dua. Pertama program studi kelompok soshum (sosial humaniora) dan program studi kelompok saintek (sains dan teknologi). Mana saja program studi yang termasuk soshum atau saintek beserta daya tampungnya bisa Anda lihat di website resmi SBMPTN 2019 atau pada website masing-masing PTN yang dituju. 

Terdapat pengelompokan pada waktu tes nanti. Pertama, jika memilih program studi soshum maka ujiannya masuk kelompok soshum. Jika memilih program studi saintek maka ujiannya masuk kelompok saintek. Dan jika memilih dua-duanya, maka ujiannya masuk kelompok campuran. Sekedar informasi, waktu ujian kelompok campuran lebih lama dibanding lainnya. 

Bagaimana dengan Pendaftar Jalur Bidikmisi? 

Pemerintah membuat program bidikmisi, yaitu penggratisan biaya kuliah dan uang saku setiap bulannya untuk calon mahasiswa yang tidak mampu. Bidikmisi dan SBMPTN, adalah dua seleksi yang berbeda. Jangan salah, karena beberapa orang menganggap bahwa jika sudah mendaftar bidikmisi, otomatis juga terdaftar di SBMPTN. 

Terlebih dahulu, Anda harus mendaftar program bidikmisi melalui sekolah masing-masing. Sekolah akan mengarahkan dokumen apa saja yang akan diunggah. Jika sudah melakukan pendaftaran dan dinyatakan lolos, maka peserta tidak perlu membayar uang pendaftaran UTBK. 

Tapi saya tidak lulus SNMPTN bolehkan saya mendaftar SBMPTN? Jawabannya boleh, peserta bidikmisi yang tidak lulus pada SNMPTN 2019 boleh mendaftar, tetapi jika sudah lulus maka tidak boleh mendaftar lagi dengan alasan ingin ganti jurusan atau program studi. Maka dari itu, teliti dahulu sebelum mendaftar. 

Biasanya, untuk lulus pada program bidikmisi, Anda dimintai melengkapi persyaratan yang berupa: 

  1. Siswa SMA/MA/SMK dengan maksimal usia 21 tahun pada saat mendaftar 
  2. Menunjukkan surat rekomendasi bahwa yang bersangkutan adalah siswa berprestasi 
  3. Menunjukkan kartu KIP atau surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat. Syarat gaji yang diperoleh orang tua maksimal Rp 4.000.000 dan minimal Rp. 750.000 setelah dibagi dengan anggota keluarga yang lain 
  4. Memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) 
  5. Jika sudah lulus pada Tahun 2018 maka tetap diperbolehkan mendaftar asalkan tidak bertentangan dengan ketentuan perguruan tinggi yang akan dimasuki. 

Syaratnya cukup mudah kan? jadi tidak ada lagi alasan untuk tidak melanjutkan pendidikan. Pahami secara lebih detail lagi cara daftar SBMPTN 2019 beserta persyaratannya. Agar Anda tidak bingung ke depannya. Satu lagi, jika tidak diterima di PTN yang diinginkan jangan patah semangat ya.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close