Matematika

Garis dan Sudut: Pengertian, Jenis, Hubungan

Halooo teman – teman Edura! Kembali lagi nih dengan materi dari Matematika. Kali ini, kita akan membahas materi mengenai Garis dan Sudut. Seperti yang kita ketahui, semua bangunan memiliki struktur garis dan sudut. Bukan hanya bangunan saja, loh. Lukisan dan gambar pun menggunakan garis dan sudut. Bahkan, saat kita menulis teks di dalam buku tulis pun dilakukan dalam satu baris. Sebenarnya, apa sih garis dan sudut itu? Yuk, kita simak materi mengenai pengertian, bagian – bagian, jenis – jenis, dan hubungan garis serta sudut berikut ini!

Pengertian Garis

Garis adalah suatu susunan titik – titik yang saling bersebelahan antara satu dengan lainnya yang berderet memanjang ke dua arah.

garis
Garis

Kedudukan Dua Buah Garis

Terdapat empat kedudukan yang dapat dibentuk oleh dua buah garis, yaitu:

Garis Sejajar

Dua buah garis dikatakan sejajar jika kedua garis tersebut berada dalam satu bidang yang sama namun tidak berhimpit dan apabila diperpanjang, keduanya tidak akan saling berpotongan satu sama lain.

Contoh garis sejajar:

garis sejajar
Garis sejajar

Garis Berpotongan

Dua buah garis atau lebih dikatakan saling berpotongan jika keduanya memiliki suatu titik dimana titik tersebut merupakan titik perpotongan antara garis satu dengan garis yang lainnya.

Contoh garis berpotongan:

Garis berpotongan
Garis berpotongan

Garis Berhimpit

Dua buah garis atau lebih dikatakan berhimpit jika garis – garis tersebut berada dalam satu bidang yang sama dan memiliki minimal dua buah titik potong pada ujung – ujungnya. Contohnya saat jarum jam menunjukkan pukul 12 tepat, maka kedua jarum jam tersebut akan saling berhimpit.

Contoh garis berhimpit:

Garis berhimpit
Garis berhimpit

Garis Bersilang

Suatu garis dikatakan bersilang jika kedua garis tersebut tidak sejajar serta tidak berada pada bidang yang sama (bersilang).

Contoh garis bersilang:

Garis bersilang pada balok
Garis bersilang pada balok

Dari gambar di atas, garis p bersilangan dengan garis t.

Pengertian Sudut

Dalam ilmu Matematika, sudut dapat diartikan sebagai dua buah garis yang salah satu ujungnya saling bertemu sehingga membentuk sebuah titik persekutuan diantara kedua haris tersebut. Sudut dalam geometri merupakan suatu besaran rotasi ruas garis dari satu titik pangkal ke posisi yang lain. Sudut dinotasikan dengan menggunakan simbol \angle.

Sudut
Sudut

Bagian – Bagian Pada Suatu Sudut

Bagian - bagian sudut
Bagian – bagian sudut

Sudut terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

Kaki Sudut

Kaki sudut adalah kedua garis yang saling membentuk titik potong. Dari gambar di atas diketahui bahwa kaki sudutnya adalah AO dan BO.

Titik Sudut

Titik sudut adalah titik temu kedua garis yang berpotongan. Dari gambar di atas diketahui bahwa titik sudutnya terletak pada titik O.

Daerah Sudut

Daerah sudut adalah suatu ruang yang terdapat di area antara dua buah garis yang saling berpotongan. Dari gambar di atas diketahui bahwa daerah sudut ditandai dengan daerah yang diarsir.

Jenis – Jenis Sudut

Terdapat beberapa jenis sudut yang dibedakan berdasarkan besarnya sudut yang dibentuk pada daerah sudutnya, diantaranya:

Sudut Siku – Siku

Sudut siku - siku
Sudut siku – siku

Sudut siku – siku adalah sudut yang terbentuk dari dua buah garis yang berpotongan tegak lurus. Sudut ini membentuk daerah sudut sebesar 90^o.

Sudut Lancip

Sudut lancip
Sudut lancip

Sudut lancip adalah sudut yang besarnya antara 0^o sampai 90^o.

Sudut Tumpul

Sudut tumpul
Sudut tumpul

Sudut tumpul adalah sudut yang besarnya antara 90^o sampai 180^o.

Sudut Lurus

Sudut lurus
Sudut lurus

Sudut lurus adalah sudut yang memiliki daerah sudut sebesar 180^o.

Sudut Refleks

Sudut refleks
Sudut refleks

Sudut refleks adalah sudut yang besarnya antara 180^o sampai 360^o.

Hubungan Antar Sudut

Berikut ini merupakan hubungan – hubungan yang dapat dibentuk oleh dua sudut:

Sudut Berpelurus

Jika terdapat dua buah sudut yang saling berhimpitan serta saling membentuk sudut lurus, maka sudut yang satu akan menjadi sudut pelurus untuk sudut lainnya sehingga kedua sudut tersebut dapat dikatakan sebagai sudut yang saling berpelurus.

Sudut berpelurus
Sudut berpelurus

Sudut Berpenyiku

Jika terdapat dua buah sudut yang membentuk sudut siku – siku, maka sudut yang satu akan menjadi penyiku untuk sudut lainnya sehingga kedua sudut tersebut dapat dikatakan sebagai sudut yang saling berpenyiku.

Sudut berpenyiku
Sudut berpenyiku

Hubungan Antar Sudut Dua Garis Sejajar

Perhatikan gambar berikut ini:

Dua garis sejajar
Dua garis sejajar

Pada gambar di atas terdapat delapan sudut yang masing – masing diberi nama sudut A1, A2, A3, A4, B1, B2, B3, dan B4.

Beberapa hubungan antar sudut yang terjadi adalah sebagai berikut:

Sudut Sehadap

Sudut sehadap merupakan sudut yang memiliki posisi serta besar yang sama. Pada gambar di atas, sudut yang sehadap ialah:

\angle A1 dengan \angle B1

\angle A2 dengan \angle B2

\angle A3 dengan \angle B3

\angle A4 dengan \angle B4

Sudut Dalam Bersebrangan

Sudut dalam bersebrangan merupakan sudut yang terdapat dalam bagian dalam serta posisinya saling bersebrangan. Pada gambar di atas, sudut dalam bersebrangannya adalah:

\angle A3 dengan \angle B1

\angle A4 dengan \angle B2

Sudut Luar Bersebrangan

Sudut luar bersebrangan merupakan sudut yang terletak di bagian luar dengan posisi saling bersebrangan. Pada gambar di atas, sudut luat bersebrangannya adalah:

\angle A1 dengan \angle B3

\angle A2 dengan \angle B4

Sudut Dalam Sepihak

Sudut dalam sepihak merupakan sudut yang terletak di bagian dalam serta posisinya terletak pada sisi yang sama. Jika dijumlahkan, sudut yang saling sepihak akan membentuk sudut 180^o. Pada gambar di atas, sudut sepihaknya adalah:

\angle A4 + \angle B1 = 180^o

\angle A3 + \angle B2 = 180^o

Sudut Luar Sepihak

Sudut luar sepihak merupakan sudut yang terletak di bagian luar serta posisinya terletak pada sisi yang sama. Jika dijumlahkan, sudut yang saling sepihak akan membentuk sudut 180^o. Pada gambar di atas, sudut sepihaknya adalah:

\angle A1 + \angle B = 180^o

\angle A2 + \angle B3 = 180^o

Sudut Bertolak Belakang

Sudut bertolak belakang merupakan sudut yang posisinya saling bertolak belakang dan memiliki besar sudut yang sama. Pada gambar di atas, sudut yang saling bertolak belakang adalah:

\angle A1 = \angle A3

\angle A2 = \angle A4

\angle B1 = \angle B3

\angle B2 = \angle B4


Nah, sekian materi tentang Garis dan Sudut: Pengertian, Jenis, Hubungan.

Terus latih kemampuan sobat dengan mengerjakan contoh soal matematika lengkap ditautan berikut ini. Latihan Soal Matematika.

Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau lebih spesifiknya tentang perkuliahan . Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya. Silakan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.

Terima kasih!

Tags

Adisty Danya Putri

Mahasiswa Matematika di Universitas Padjadjaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close