Kampus

9 Tips Cara Presentasi Yang Baik dan Efektif

Dalam dunia perkuliahan melakukan presentasi di depan kelas, organisasi, komunitas ataupun dalam ajang kompetisi adalah hal yang lumrah atau biasa. Hal tersebut tentunya akan berguna bagi kita dalam menghadapi presentasi di dunia kerja yang akan datang. Bagaimana tidak? Presentasi merupakan kegiatan yang berfungsi untuk memaparkan suatu topik, pendapat, hasil kerja, ataupun informasi kepada orang lain. Pada saat di dunia kerja nanti, bagaimana cara kita mempresentasikan suatu hasil kerja akan mempengaruhi cara pandang pimpinan kepada kita. Begitupun cara pandang dosen ketika kita presentasi di kelas. Kegiatan seperti ini perlu kita manfaatkan untuk tidak hanya mengesankan kata “presentasi”, tetapi juga membuat audience terkesan dan selalu teringat dengan presentasi kita.

Bagaimana Cara Presentasi Yang Baik dan Efektif? Ini Dia 9 Tipsnya

Pada saat pelaksanaan suatu presentasi rasa gugup, demam panggung, ataupun takut pasti pernah dialami oleh semua orang. Perasaan seperti itulah yang dapat memicu presentasi kita menjadi buruk. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan agar presentasi baik dan efektif. Berikut admin akan membagikan tipsnya untuk kamu.

Persiapan materi

Materi adalah komponen utama dalam presentasi dan berisi tujuan yang ingin kita sampaikan kepada para audience. Baik atau tidaknya persiapan dapat dilihat dari seberapa banyak kamu melihat catatan. Semakin sering melihat, maka kamu belum benar-benar siap dalam melakukan presentasi. Presentasi yang baik adalah tanpa melihat catatan dan dapat menyampaikan materi secara singkat, padat, dan jelas. Gunakan bahasa kamu sendiri dengan tidak menghilangkan inti pesan dari materi yang hendak disampaikan. Kuasai dan pahami benar materinya, banyaklah membaca dan mencari literasi mengenai topik atau materi presentasi tersebut. Pikirkan juga siapa audience kita dan bagaimana cara untuk menyampaikan materi yang ada.

Berlatihlah

Berlatih akan membuatmu terbiasa dan mengurangi rasa takut. Latihlah dirimu sebelum melakukan presentasi. Atur waktu dan sikap dalam menyampaikan presentasi. Apabila presentasi yang dilakukan dalam bentuk kelompok, maka sesuaikan pula menit pergantian peran dengan slide materi. Kamu dapat berlatih sendiri didepan cermin, minta tolong teman sebagai audience semetara, ataupun merekamnya dalam video.

Perhatikan design slide materi

Design slide materi termasuk dalam point of view dalam presentasi. Desain yang menarik dapat mengurangi cara pandang audience akan cara penyampaianmu yang salah. Sesuaikan desain dengan tulisan, materi, serta warna background agar terbaca jelas. Masukan point-point materi yang penting dengan singkat. Jangan buat tulisan terlalu panjang dalam slide presentasi karena akan membuat pembaca menjadi jenuh dan bosan.

Berikan pembuka yang berkesan

Awal permulaan presentasi yang buruk tentunya akan membuat audience tidak tertarik mendengarkan lanjutan dari presentasimu. Oleh karena itu, presentasi yang baik diawali dengan pembuka yang baik pula. Contohnya, tarik perhatian audience dengan mengucapkan salam sapa semangat dan meminta mereka membalas dengan semangat juga. Pemberian pantun diawal juga dapat menimbulkan kesan bagi pendengar. Hindari langsung cara menjelaskan materi yang begitu panjang diawal presentasi sebelum kamu mendapatkan perhatian dari audience.

Presentasi yang baik juga dapat diterapkan melalui cerita kehidupanmu sendiri. Misalnya jika kamu mengikuti kompetisi lomba karya tulis ilmiah, dalam presentasinya kamu bisa menceritakan bagaimana kamu dan tim melakukan penelitian terhadap suatu masalah, pelajaran baik apa yang dapat kamu ambil, dan info-info penting yang didapat dari lingkungan luar. Intinya bagaimanapun caranya, tarik perhatian audience-mu di awal agar presentasi yang kamu sampaikan dapat berjalan dengan baik, tetapi tetap dalam konteks yang menyenangkan dan sopan yaa Sobat Edura.

Perhatikan gerak tubuh dan kontak mata

Presentasi tidak hanya monoton menyampaikan materi secara datar dan seperti patung, tetapi perlu adanya gaya ekspresif dan atraktif. Penyampain materi yang datar hanya akan membuat audience bosan apalagi jika materi yang disampaikan terlalu panjang. Perlu adanya gerakan-gerakan tubuh seperti gerakan tangan. Namun, jangan lakukan gerakan secara over karena akan mengurangi penilaian presentasimu.

Hal terpenting lainnya adalah kontak mata kamu dengan audience yang hadir. Saat kamu sudah berdiri di depan untuk presentasi, itu menandakan bahwa kamu adalah penguasa pada saat itu. Semua mata forum yang hadir akan tertuju kepada kamu. Tatap langsung mata audience, jika dirasa masih takut atau grogi kamu dapat menatap kening atau kepala mereka, bahkan kamu dapat sesekali beralih pandangan ke slide sambil menjelaskan. Anggaplah saja yang didepan tidak ada seperti pada saat kamu melakukan latihan.

Berpikirlah positif dan percaya diri

Mental yang positif akan membawamu lebih tenang dalam menghadapi suatu hal. Mulai berlatih untuk menghilangkan pikiran-pikiran negatif sebelum presentasi dimulai seperti “nanti jika saya ditertawakan gimana ya?”, “nanti jika presentasi saya jelek gimana ya?”, “saya tidak terbiasa berbicara di depan umum, saya takut”, dan pikiran lainnya. Cobalah untuk percaya diri dan berkatalah bahwa kamu pasti bisa, bahwa presentasi kamu akan berhasil. Pikiran adalah akar utama mental kamu dalam memerangi keadaan yang akan dihadapi ataupun yang sudah terjadi, termasuk dalam kegiatan presentasi.

Persiapkan tempat dan alat sebelum presentasi

Sebelum presentasi dimulai, baiknya kamu datang lebih awal untuk menyiapkan tempat dan juga peralatannya seperti LCD, microphone, dll. Hal ini bertujuan agar waktu yang disediakan untuk presentasi tidak terbuang sia-sia hanya karena menyiapkan alat pendukung untuk presentasi. Apalagi jika presentasi yang dilakukan adalah penialaian dosen terhadap tugas yang telah diberikan. Bersihkan dan rapikan tempat agar suasana nyaman.

Kenali audience

Adakalanya presentasi saat kuliah tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga saat mengikuti ajang kompetisi, organisasi ataupun komunitas. Oleh karenanya, kamu perlu mencari tahu siapa audience-nya, berapa umurnya,  pekerjaannya, berapa banyak yang hadir dan lain-lain. Saat kamu sudah mengenali penonton yang hadir, kamu akan lebih siap dalam menyampaikan materi dan siap dalam menerima pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan diajukan dari pihak audience.

Selain itu, kamu juga dapat membuat konsep yang berbeda dalam presentasi dengan mengenakan pakaian yang telah disesuaikan dengan tema. Misalnya, mengenakan pakaian adat karena materi yang disampaikan mengenai keragaman budaya dan suku Indonesia. Namun, penggunaan konsep ini sesuaikanlah dengan  audience terutama dosen atau juri yang menilai.

 

Evaluasi dan teruslah berlatih

Lakukanlah evaluasi untuk setiap presentasi yang telah dibawakan. Kamu dapat meminta masukan dari audience atau orang terdekat yang ikut hadir serta menyimak presentasimu. Melalui evaluasi seperti itu, diharapkan akan membawa perubahan pada setiap presentasi yang akan kamu bawakan kedepannya agar menjadi lebih baik. Jangan lupa juga, teruslah berlatih agar menjadi terbiasa ya Sobat Edura.

Itulah 9 tips yang dapat admin berikan mengenai bagaimana agar presentasi menjadi baik dan efektif. Berbicara di depan banyak orang memang tidak mudah dan perlu dilatih agar terbiasa. Perlu adanya pikiran positif agar mentalpun terbangun dalam menghadapinya. Teruslah berlatih, mencoba dan yakinlah bahwa dirimu pasti bisa. Semangat Sobat Edura!

Related Articles

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of
Close