Kampus

Strategi Investasi Saham yang Biasa Dilakukan Investor Profesional

Halo sobat edura! Bagi kita generasi milenial, penting sekali untuk memahami strategi investasi saham apalagi di kondisi yang sedang pandemi dan berada di era disrupsi ini.

tentu saja karena dalam rangka mempersiapkan masa depan itu harus dimulai sedini mungkin yang berarti di usia muda seperti kita ini. dimana selain fokus dalam menggapi impian dan mengasah passion atau potensi yang kamu miliki, INGAT! Jangan lupakan juga persiapan finansialmu kelak!

Apa itu Strategi Investasi?

Strategi investasi adalah agenda yang membimbing keputusan investor untuk bisa berinvestasi yang disesuaikan dengan faktor-faktor diantaranya:

  • Tujuan yang ingin dicapai
  • Toleransi risiko yang masih disanggupi investor
  • Kebutuhan modal untuk masa depan

Maksud disini adalah karena tujuan dari masing-masing investor bisa saja berbeda dan hal ini tentu berdampak pada strategi yang digunakan.

Mengapa Kita Harus Belajar Strategi Investasi Saham sedini mungkin

strategi investasi saham
Image from thinkingbeyondnumbers

Menurut Taichi Hoshino, seorang CEO perusahaan bidang financial technology menyatakan bahwa dirinya terbiasa menjalani kehidupan disiplin dalam soal keuangan.

Maka dari itu belajar mengatur personal budget pun penting. Personal budget sendiri adalah perencanaan keuangan dengan cara mengalokasikan pendapatan untuk pengeluaran, pembayaran utang, tabungan jangka pendek, dan tabungan masa depan.

Hanya saja pandangan keliru terkait mempersiapkan kebebasan finansial untuk masa depan ini hanya dilakukan dengan menabung.

Padahal menabung tidak menjamin bahwa uang tersebut akan bertambah banyak. Dari segi jumlah fisik mungkin iya, tapi tidak dengan nilai.

Ingat, inflasi terus terjadi seiring bertambahnya waktu. Suatu saat nanti bisa saja uang hasilmu susah payah menabung pun, nilainya takkan berarti lagi.

Oleh karena itu belajar berinvestasi sangatlah penting daripada hanya sekedar menabung. Apalagi sekarang sedang ada di masa pandemi dimana harga-harga saham sedang diskon.

Selain itu dengan berinvestasi di usia muda, hal itu sangat strategis sekali mengingat investasi itu layaknya menanam pohon dimana membutuhkan waktu yang lama untuk menikmati manfaatnya.

Sehingga masa depan yang cerah dari segi finansial akan menanti kamu. Selain itu di usia muda kamu dapat lebih leluasa untuk berinvestasi karena kamu belum dalam tahap harus memikirkan uang untuk biaya hidup, pernikahan, tempat tinggal seperti usia pertengahan 20-an atau 30 tahun.

Justru dari investasi sedini mungkin itulah kamu jadi lebih siap menghadapi tanggungjawab itu nantinya.

Strategi Investasi Saham dikala Pandemi Covid-19

Persiapkan uang dingin

strategi investasi saham
Image from thehouseofmag

Uang dingin sendiri dapat diartikan sebagai dana yang dapat disimpan dalam jangka panjang, minimal 3-5 tahun kedepan.

Tentu saja hal ini berbeda dengan tabungan/simpanan pada umumnya yang digunakan untuk membeli barang atau mencapai tujuan tertentu, uang dingin ini harus kamu simpan dan jaga baik-baik jangan sampai digunakan sedikitpun.

Lalu untuk kita yang masih mahasiswa/i, bagaimana cara menyiapkannya? Justru walaupun usia muda identik dengan belum memiliki pekerjaan tetap hingga belum berkarir sama sekali, peluang mereka malah lebih besar.

Karena mereka belum diberi tanggungjawab besar seperti pada level menanggung kehidupan keluarga.

Cara memperoleh uang dingin adalah dengan selalu menyisihkan uang 50-70% uang bulanan orangtua untuk disimpan jangka panjang. Selain itu mahasiswa pun bisa memperoleh penghasilan dari freelance atau part time yang selalu terbuka untuk minimal pendidikan SMA.

Berikut adalah list rekomendasi penghasilan yang bisa didapatkan selama kuliah dan bermanfaat untuk mengasah skill bisa dibaca disini.

Ingat! Selalu persiapkan uang dingin selama berinvestasi dan pisahkan dengan dana yang digunakan untuk keperluan lain.

Jangan sampai uang dingin tersebut terpakai sedikit pun, berfokuslah hanya menyisihkannya untuk investasi jangka panjang.


Kamu harus paham betul bagaimana cara manajemen uang yang kamu punya. Kurang lebih seperti inilah piramida keuangan yang bisa kamu terapkan

strategi investasi saham

Value Investing

Value investing bisa jadi solusi yang sangat cocok saat pandemi. Mengapa bisa begitu? Karena value investing sendiri merupakan strategi dalam menemukan saham yang sedang diskon.

Walaupun sahamnya dijual murah tapi BUKAN berarti murahan. Hal ini karena value investing adalah teknik analisis saham dari segi fundamental dengan memahami secara mendalam potensi sebenarnya yang dimiliki perusahaan.

Strategi ini dilakukan karena harga saham tidak menggambarkan kualitas perusahaan yang sebenarnya. Dengan memahami teknik analisis fundamental kamu bisa mengetahui saham potensial mana saja yang dijual kemurahan.

Sehingga potensi keuntungannya pun bisa lebih besar juga. Untuk informasi seputar value investing selengkapnya bisa baca disini

Grow Investing

Sedangkan grow investing adalah kebalikan dari strategi sebelumnya. Karena slogannya sendiri adalah “ buy high, sell higher”. Dengan kata lain teknik growth investing sendiri adalah lebih fokus membeli saham yang harganya cukup mahal tapi memiliki prospek kedepan yang menjanjikan.

Jadi tak apa walau harganya mahal karena dari hasil valuasinya sendiri ada jaminan bahwa perusahaan tersebut berpotensi untuk menaikkan harganya lagi.

Nilai fundamental yang bisa dianalisis dalam menggunakan metode ini adalah seperti dari Book Value (BV) atau Price to Earning Ratio (PER).

Momentum Investing

Dalam membeli saham, selain identik dengan kesabaran dan konsistensi yang tinggi karena harus mau menyimpan saham dalam jangka waktu lama.

Selain itu momentum perihal “kapan saat yang tepat untuk membeli saham A?” pun tidak boleh dilupakan. Hal inilah yang akan dikatakan bagi para investor yang menerapkan metode momentum investing. Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa harga saham itu mengalami fase naik turun.

Kadang harganya naik terus turun lagi dan seterusnya. Nah strategi yang diprioritaskan pada metode ini adalah bagaimana cara supaya kita bisa membeli ketika grafik harganya sedang ada di posisi terendah.

Tapi tetap saja metode ini tidak bisa disamakan dengan trading yang keep sahamnya cuma bentar. Jadi yang dianalisis tuh justru melihat kinerja laporan keuangan terbaru perusahaan.

Sekian Info dari kami tentang Strategi Investasi Saham yang Biasa Dilakukan Investor Profesional Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau seputar kampus  ini. Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya. Silakan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.

Tags

Elvira

Undergraduate Communication Student at Universitas Padjadjaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close