Kampus

Strategi Meningkatkan Motivasi Belajar di Tengah Pandemi

Hingga detik ini dunia masih dihadapi dengan wabah penyakit COVID-19, dimana dengan adanya pandemi ini  memberikan banyak persoalan baik dalam segi pendidikan, ekonomi, kesehatan dan lainnya. Pendidikan merupakan aspek yang perlu dikembangkan untuk membangun generasi emas yang akan berperan dalam memajukan bangsa ini. Dalam kondisi seperti ini, sebagian siswa dan mahasiswa diberikan tantangan metode pembelajaran yang berbeda dengan sebelumnya. Pembelajaran metode ini dirasakan kurang efektif, dan banyak dari mereka yang semakin menurun motivasinya untuk belajar. Mengapa motivasi mereka menurun? Mungkin karena mereka sudah semakin jenuh atau mungkin ada yang perlu diperbaiki dalam metode tersebut.

Lantas bagaimana cara meningkatkan motivasi belajar di tengah Pandemi seperti saat ini?

Definisi motivasi

Motivasi berasal dari kata motif yang dapat diartikan sebagai daya penggerak yang ada dalam diri seseorang untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi tercapainya suatu tujuan.

Dalam kegiatan belajar, motivasi dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa/mahasiswa yang menimbulkan, menjamin kelangsungan dan memberikan arah kegiatan belajar, sehingga tujuan dapat tercapai.

Mengapa motivasi dalam belajar itu sangat diperlukan? Motivasi diperlukan sebab seseorang yang tidak mempunyai motivasi dalam belajar, tidak akan mungkin melakukan aktivitas belajar atau dapat juga pembelajaran yang mereka tempuh tidak efektif dan bahkan mereka mungkin tidak akan mendapatkan apa yang sebenarnya ingin mereka capai.

Menurut Wasty Soemato, (1983) motivasi didefinisikan sebagai kondisi-kondisi atau keadaan yang mengaktifkan atau memberikan dorongan kepada makhluk untuk bertingkah laku mencapai tujuan.

Jenis-jenis motivasi

Motivasi dikategorikan menjadi dua, yakni motivasi yang berasal dari dalam diri pribadi seseorang yang disebut motivasi intrinsik dan motivasi yang berasal dari luar diri seseorang yang disebut motivasi ekstrinsik.

Motivasi Intrinsik

Menurut Muhibin Syah (1995) motivasi intrinsik diartikan sebagai hal dan keadaan yang berasal dari dalam diri siswa sendiri yang dapat mendorongnya melakukan tindakan belajar.

Di dalam proses belajar siswa yang termotivasi secara intrinsic dapat kita lihat dari kegiatannya yang tekun dan ingin mencapai tujuan belajar sebenarnya.

Gage dan Berline (dalam Elida Prayitno, 1989:11) mengemukanakan bahwa siswa yang termotivasi secara intrinsik maka akitfitasnya akan lebih baik dalam belajar dibandingkan mahasiswa yang termotivasi secara ekstrinsik. Mahasiswa yag memiliki motivasi intrinsik menunjukkan keterlibatan dan aktifitas yang tinggi dalam belajar

Jadi, dapat kita simpulkan bahwa motivasi intrinsik adalah jenis motivasi yang datangnya dari dalam diri individu sendiri tanpa ada paksaan atau dorongan orang lain ataupun dari luar, namun atas dasar kemauan dan kesadaran dari individu itu sendiri

Motivasi ekstrinsik

Motivasi ekstrinsik merupakan jenis motivasi yang timbul sebagai akibat pengaruh dari luar individu, apakah karena adanya ajakan, suruhan atau paksaan dari orang lain sehingga dengan keadaandemikian individu tersebut mau melakukan sesuatu.

Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi

Beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi belajar (Max Darsono dkk 200:34) antara lain:

Cita-cita atau aspirasi

Cita-cita atau aspirasi merupakan suatu target yang ingin dicapai. Target ini diartikan sebagai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kegiatan yang mengandung makna bagi mahasiswa.

Kemampuan

Kemampuan ini meliputi beberapa aspek psikis yang terdapat dalam diri mahasiswa, misalnya kecerdasan, perhatian, dan daya pikir analisa.

Kondisi

Meliputi kondisi fisik (kesehatan) mahasiswa dan kondisi psikologis. Kondisi ini terkadang mengganggu aktivitas mahasiswa atau siswa dalam melakukan pembelajaran, misalnya ketika kondisi kesehatan menurun maka motivasi belajar pun akan menurun, berbeda dengan tingkat motivasi ketika sedang sehat.

Kondisi ligkungan

Kondisi lingkungan ini meliputi kondisi keluarga, lingkungan kos, lingkungan kampus dan lingkungan masyarakat. Jika kondisi lingkungan membuat mereka nyaman, maka motivasi belajar dapat tetap terjaga atau bisa juga meningkat.

Cara dosen mengajar

Cara yang dimaksud disini adalah bagaimana seorang dosen mempersiapkan diri sebelum mengajar, ketepatan waktu, materi yang disampaikan, keakraban mahasiswa dan sejenisnya.

Strategi Meningkatkan Motivasi di Tengah Pandemi

Meskipun awalnya motivasi datang dari luar, namun untuk meyakinkan sebuah motivasi, maka individu sendirilah yang akan bergerak untuk melakukannya.

Berikut merupakan beberapa hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi dalam belajar:

Membuat target tujuan yang jelas

ketika kita memiliki target tujuan yang jelas maka motivasi dalam diri kita dapat meningkat, karena kita tahu secara pasti tujuan apa yang hendak kita capai.

Membuat hubungan harmonis dengan keluarga dan teman

Ketika kita memiliki hubungan yang baik dengan lingkungan kita, seperti keluarga maka motivasi untuk belajar akan tetap terjaga atau bahkan meningkat, karena kita merasa hubungan yang harmonis yang akan menjaga semangat kita untuk melakukan berbagai hal khususnya dalam belajar.

Menghargai setiap usaha yang telah dilakukan

Kita perlu menghargai usaha kita meskipun hasil yang kita dapatkan belum sesuai dengan yang kita harapkan. Ketika kita mendapatkan hasil tak sesuai dengan harapan kemudian tidak menghargai usaha yang telah kita lakukan, maka motivasi untuk melakukan pembelajaran akan menurun, atau bahkan kehilangan motivasi belajar. Kemampuan setiap individu memang berbeda, namun kita bisa mengembangkan kemampuan tersebut menjadi lebih berkembang.

Membuat list jadwal

List jadwal yang dimaksukan disini adalah list terkait saja yang akan kita pelajari atau tugas apa saja yang akan kita kerjakan. List ini akan memudahkan mu untuk mengatur strategi meningkatkan motivasi belajar.

Membuat catatan yang kreatif

design thinking
Photo by Daria Nepriakhina on Unsplash

Agar pembelajaran tidak membosankan maka kamu dapat mencoba untuk menuliskan catatan denga sekreatif mungkin. Selain itu catatan tersebut berguna untuk melakukan pembelajaran secara mandiri. Biasanya dengan catatan kreatif tersbeut akan meningkatkan motivasi kita untuk belajar.

Menjaga kondisi kesehatan

anak kecil
Photo by Julia Raasch on Unsplash

Seperti yang telah diuraikan sebelumnya bahwa kondisi kesehatan akan mempengaruhi motivasi belajar seseorang. Di tengah pandemi ini sangat penting bagi kita untuk tetap menjaga kesehtaan tubuh, tubuh yang sehat akan memberikan motivasi yang kuat dalam belajar. Ketika kamu sakit, pasti kamu tidak kuat untuk melakukan sebuah aktivitas dan kamu hanya ingin beristirahat. Upaya untuk menjaga kesehatan diantaranya yaitu menjaga asupan makanan yang bergizi seimbang (tidak beracun), menjaga pola waktu tidur yang baik dan berolahraga.

Berdiskusi dengan teman

Jangan terlalu merasa terbebani dengan berbagai tugas yang diberikan. Kita dapat melakukan diskusi dengan teman dan bertukar informasi baik mengenai pelajaran atau hal lainya. Dengan berdiskusi dengan teman maka kamu akan merasa termotivasi untuk belajar, karena biasanya teman akan memberikan pengaruh terhadap dirimu. Tapi ingat, pada kondisi seperti ini lebih baik komunikasi dilakukan secara online, karena upaya untuk terhindar dari penularan penyakit yang mewabah saat ini.

Semoga strategi untuk meningkatkan motivasi belajar ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan penulis.


Sekian Info dari kami tentang Strategi Meningkatkan Motivasi Belajar di Tengah Pandemi . Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau seputar kampus  ini. Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya. Silakan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.

Terima Kasih

Tags

Hasna Rahma

Mahasiswa S1 Agroteknologi Universitas Padjdjaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close