Geografi

Sistem Tata Surya : Matahari, Planet, Satelit, Asteroid, Komet

Halo sobat edura! Jumpa lagi dengan kita-kita dengan berbagai mata pelajaran yang bermanfaat. Sekarang ini kita akan membahas seputar sistem tata surya lagi nih.

Yep, sebelumnya kita emang sudah membahas tata surya khususnya teori bagaimana segala alam semesta ini bisa tercipta disini. Nah kalo sekarang mah lebih fokus ke sistem tata surya, kira-kira ada apa aja sih komponen yang ada dalam tata surya.

Ohiya sekalian juga biar Geografinya makin pintar, jangan lupa baca-baca materi sebelumnya :

Bab 1
Definisi dan Konsep Geografi
3 Pendekatan Geografi
Prinsip dan Aspek Geografi
Obyek Studi Geografi
Prinsip dan aspek Geografi
Struktur Geografi

Bab 2
Sejarah pembentukan bumi
Struktur lapisan bumi
Proses terbentuknya kulit bumi
Pergerakan lempeng tektonik

Bab 3
7 Teori Tata Surya

Apa itu Sistem Tata Surya?

Tata surya adalah sistem yang terdiri dari benda-benda langit dimana matahari sebagai pusatnya dan planet-planet serta benda langit yang lebih kecil berputar mengelilinginya.

Saat ini diketahui ada 8 planet dengan orbitnya yang berbentuk elips, lima planet kerdil, 173, satelit alami, serta jutaan benda planet seperti komet, asteroid, dan meteor.

Tata surya ini disebut sistem karena memiliki komponen yang terstruktur dengan teratur, planet dan segala benda langit yang memiliki orbit masing-masing sehingga tidak saling bertabrakan.

Segala komponen langit ini memiliki siklus perputaran yang teratur karena adanya gaya tarik gravitasi. Nah sistem tata surya inilah yang akan dibahas hari ini.

Sistem Tata Surya : Pengertian, Susunan, dan Ciri-cirinya

Saat ini sistem tata surya memiliki struktur utama sebagai berikut :

  • Bintang / Matahari
  • Planet-planet
  • Satelit alam
  • Komet
  • Asteroid

Matahari si Bintang Kerdil Kuning

sistem tata surya

Bintang merupakan satu-satunya anggota tata surya yang bisa memancarkan cahayanya sendiri. matahari adalah bintang yang memiliki pengaruh besar pada kehidupan di bumi.

Matahari adalah salah satu bintang dan merupakan pusat dari tata surya.
Hal ini karena matahari memiliki ukuran, gravitasi, suhu/temperatur, volume yang paling besar diantara semuanya.

Dari gravitasi matahari yang sangat kuat inilah seluruh planet mengelilingi matahari sesuai dengan orbitnya, karena suhu yang tinggi pula matahari dapat memancarkan cahaya kehidupannya dan membuat bumi layak ditinggali sampai saat ini.

Diameternya sekitar 1.392.684 km
Massanya sekitar 2×1030 kilogram
Temperatur permukaan sekitar 60000 o C
Sedangkan suhu pusatnya sekitar 15.000.000 o C

Bagian-Bagian Matahari

1. Atmosfer Matahari
Korona – lapisan atmosfer terluar yang terdiri dari gas yang sangat renggang. Atmosfer korona memiliki warna putih atau kuning kebiruan dengan ketebalan hingga ribuan kilometer.

Kromosfer – lapisan atmosfer paling dalam dengan ketebalan sekitar 10.000 Km terdiri dari gas yang renggang dan berwarna merah.

Lalu mengapa warna berah, putih, dan kebiruan dari atmosfer ini tidak bisa dilihat oleh kita ketika memandang matahari? Hal ini karena permukaan matahari lebih terang daripada atmosfer itu sendiri.

2. Fotosfer
Lapisan yang terdiri dari gas padat bersuhu tinggi berbentuk bulatan warna perak kekuningan. Memiliki ciri khas adanya bitnik/noda hitam dengan diameter sekitar 300.000 Km (bahkan ada yang lebih besar dari bumi). Keberadaan fotosfer sering mengalami perubahan posisi yang menjadi bukti bahwa matahari mengalami rotasi.

3. Barisfer/inti matahari
Bagian terdalam matahari dengan temperature sekitar 15.000.000o C dan diameter 500.000 Km.

Planet

sistem tata surya
Designed by freepik

Planet berasal dari bahasa Yunani, planetai yang artinya pengembara. Sesuai dengan panggilannya, seluruh planet yang ada pada tata surya memiliki gerakan dinamis yang selalu memutari bintangnya, yaitu matahari dan planet pun memiliki pengikut yang selalu mengelilingi planet itu sendiri, namanya satelit (contoh : bulan mengelilingi bumi).

Planet tentunya berbeda dengan bintang karena tidak bisa memancarkan cahayanya sendiri dan selalu mengelilingi bintangnya (matahari). Saat ini jumlah planet yang ada pada tata surya adalah 8.

Awalnya ada 9, termasuk Pluto. Namun dari hasil Sidang Umum International Astonomical Union (IAU) telah ditetapkan bahwa Pluto telah diturunkan satusnya sebagai planet.

Sebab ada beberapa ciri-ciri dari Pluto yang tidak memenuhi kriteria sebagai planet pada umumnya, baik dari segi ukuran yang terlalu kecil dan jalur orbit berbentuk elips juga jarak Pluto dengan matahari dengan planet yang sering berubah, kadang berada pada jarak terdekat (perihelium) lalu berubah jadi jarak terjauh (aphelium).

Selain itu diantara 8 planet ini pun dapat dikelompokkan berdasarkan kategori tertentu, yaitu :

1. Berdasarkan material penyusunnya dimana terbagi menjadi planet terrestrial dan planet jovian. Planet terrestrial adalah planet yang unsurnya terdiri dari bebaturan, memiliki ukuran kecil, dan atmosfernya tipis (Bumi, Venus, Merkurius, Mars).

Sedangkan planet jovian terdiri dari material berupa gas, cairan, es tebal dengan ukuran yang besar (Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus).

2. Berdasarkan letak dari orbit asteroid, planet-planet dikategorikan menjadi planet dalam dan planet luar. Planet dalam adalah planet yang berada didalam orbit asteroid (Venus, Mars, Bumi, Merkurius).

Sedangkan planet luar adalah planet yang berada di luar garis orbit asteroid (Jupiter, Saturnus, Neptunus, dan Uranus). Selain itu planet luar adalah planet yang terletak lebih jauh dari matahari daripada planet dekat.

3. Berdasarkan letak dari orbit bumi, planet terbagi menjadi planet interior dan planet superior. Planet interior adalah planet yang terletak di dalam orbit bumi atau yang lebih dekat dengan matahari dari bumi (Merkurius dan Venus).

Sedangkan planet superior terletak diluar garis orbit bumi dan memiliki jarak yang lebih jauh dari matahari dibandingkan bumi (Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus).

Berikut adalah planet-planet yang tergabung dalam Sistem Tata Surya matahari.

Merkurius

  • Planet terkecil dari seluruh planet yang ada pada tata surya.
  • Memiliki orbit terpendek sehingga paling cepat mengelilingi matahari
  • Merkurius merupakan planet dengan jarak paling dekat dengan matahari dengan jarak 57 juta Km
  • Berwarna abu-abu
  • Merkurius memiliki suhu hinggal 430oC untuk bagian yang menghadap matahari (siang hari) dan -180o C pada bagian belakang yang tidak menghadap matahari (malam hari)
  • Memiliki diameter hanya 4.900 Km

Venus

  • Planet kedua terdekat dengan matahari setelah merkurius dengan jarak 108 juta Km
  • Dikelilingi oleh awan tebal karbondioksida yang berfungsi untuk melindungi dari energi matahari agar tidak mengenai permukaan Venus
  • Memiliki julukan “bintang senja” atau “bintang fajar”
  • Memiliki diameter 6.052 Km
  • Venus memiliki ukuran hamper sama dengan bumi
  • Memiliki suhu lebih panas dari Merkurius, yaitu 480o C
  • Memiliki diameter 12.100 Km

Bumi

  • Merupakan planet ketiga yang memiliki jarak terdekat dengan matahari, yaitu 149,6 juta Km sesudah Merkurius dan Venus
  • Memiliki diameter 12.742 Km
  • Satu-satunya planet yang memiliki kehidupan
  • Memiliki atmosfer yang terdiri dari nitrogen, karbondioksida, dan oksigen berfungsi melindungi bumi dari sinar ultraviolet, radiasi dari benda-benda langit, dan menjaga agar suhu bumi tetap stabil
  • Planet paling dinamis yang dapat mendaur ulang dirinya sehingga bumi jadi memilki air dan bisa berubah wujud diantara cair, gas, dan padat

Mars

  • Mars hampir mirip dengan bumi sehingga memungkinkan adanya kehidupan
  • Jarak Mars ke Matahari sekitar 228 juta Km
  • Diameter Mars 6.779 Km
  • Dulunya memiliki atmosfer yang mirip dengan bumi, namun saat ini atmosfernya sangat tipis yang mengandung karbondioksida, nitrogen, argon, oksigen, dan air
  • Memiliki julukan planet merah
  • Mars lebih jauh dari bumi, sehingga suhunya lebih dingin

Jupiter

  • Jupiter merupakan planet terbesar seantero Tata Surya
  • Memiliki diameter 14.890 Km
  • Planet dengan satelit terbanyak, yaitu 67 satelit
  • Merupakan planet dengan proses rotasi tercepat, yaitu hanya 9,8 jam
  • Memiliki ukuran 1.300 kali dari volume bumi
  • Hampir mirip namun tidak semencolok Saturnus, yaitu memiliki ikat pinggang merah raksasa yang mengandung gas berwarna merah mengelilingi bagian tengan planet Jupiter dan menghasilkan badai besar di permukaannya

Saturnus

  • Merupakan planet terbesar kedua setelah Jupiter
  • Diameternya sekitar 120.200 Km
  • Memiliki ikat pinggang atau lebih dikenal dengan cincin yang mengandung gumpalan es yang melayang
  • Planet Saturnus mengandung banyak gas hydrogen dan helium sehingga kepadatan planet ini bisa mengapung diatas air
  • Memiliki satelit bernama Titan dan merupakan satu-satunya satelit di Tata Surya yang mempunyai atmosfer

Uranus

  • Uranus diselimuti oleh awan tebal sehingga sangat sulit melihat permukaannya
  • Serupa dengan Saturnus, Uranus memiliki cincin hanya saja lebih tipis dan mengandung uap air, bebatuan, dan awan dan melingkari secara vertikal
  • Planet yang salah satu kutubnya menghadap ke matahari, sebabnya karena kutub Uranus sempat ditabrak oleh suatu objek besar sehingga posisinya menggeser. Objek yang hancur tersebut menjadi cincin Uranus saat ini
  • Merupakan planet terdingin dengan suhu sekitar -224o C
  • Diameter 50.724 Km

Neptunus

  • Memiliki diameter 50.200 Km
  • Planet yang paling jauh dengan matahari, yaitu 4.497 juta Km
  • Atmosfer Neptunus terdiri dari hidrogen, amoniak, helium, metana
  • Memiliki dua cincin utama dan dua cincin redup pada bagian dalam dengan lebar sekitar 15 Km

Satelit

sistem tata surya
designed by freepik

Satelit adalah anggota Tata Surya yang mengelilingi planet. Maksud dari satelit ini tentunya adalah satelit alami yang diciptakan oleh Tuhan dan bergerak tanpa bantuan manusia. Seluruh satelit alami akan mengitari matahari dan di saat yang sama mengitari planet juga. Sama seperti planet, satelit pun turut mengalami revolusi.

Berikut adalah list satelit yang ada pada planet :

Nama PlanetSatelit
Merkuriustidak memiliki satelit
Venustidak memiliki satelit
BumiBulan
MarsPhobos dan Deimos
Yupiter– Io
– Europa
– Ganymede
– Callisto
SaturnusJumlah satelit ada 62, beberapa namanya :
– Titan (satelit terbesar)
– Hyperion
– Phoebe
– Iapetus, Rhea, Dione, Tethys, Enceladus, Janus, Lapetus, Pandora, Prometheus, Mimas.
UranusJumlah satelit ada 27, beberapa diantaranya :
– Titania dan Oberon (satelit terbesar dan yang pertama ditemukan)
– Miranda, Ariel, Umbriel, dan 22 satelit lain.
NeptunusJumlah satelit ada 14, beberapa diantaranya : Triton Larissa Nereid Proteus Galatea, Despine, Thalassa, dan 7 satelit lain

Asteroid

sistem tata surya
Designed by freepik

Asteroid adalah benda luar angkasa yang lebih kecil dari planet berupa bebatuan kecil. Jumlahnya sangat banyak hingga terkumpul dalam suatu area yang disebut sabuk asteroid. Sabuk asteroid sendiri adalah bagian dari tata surya yang terletak diantara orbit planet Mars dan Jupiter.

Komet

Komet adalah objek luar angkasa dengan ukuran kecil yang tersusun dari material bebatuan, gas, kristal, dan es. Bentuknya pun sangat khas dan sering disalahpahami sebagai bintang jatuh. Yep! Bisa dilihat di bumi loh karena sangat bercahaya dan memiliki sesuatu yang memancang dan bersinar layaknya ekor.

Sekian artikel dengan judul Sistem Tata Surya : Matahari, Planet, Satelit, Asteroid, Komet Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau lebih spesifiknya tentang kampus . Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya. Silakan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.




Tags

Elvira

Undergraduate Communication Student at Universitas Padjadjaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close