Geografi

Lempeng Tektonik : Pengertian, Pergerakan, dan Jenis

Halo sobat edura! Mata pelajaran geografi kini terus berlanjut hingga bab 2. Saat ini kita akan mengulas lanjutan dari teori lempeng tektonik seputar pergerakan lempeng tektonik apa saja yang terjadi di bumi ini.

Selain itu kamu bisa baca artikel sebelumnya mengenai proses pembentukan kulit bumi serta teori-teorinya disini.
Nah supaya belajarnya lebih afdol, bisa banget nih baca-baca juga materi Geografi terkait dibawah ini :

Bab 1
Definisi dan Konsep Geografi
3 Pendekatan Geografi
Prinsip dan Aspek Geografi
Obyek Studi Geografi
Prinsip dan aspek Geografi
Struktur Geografi

Bab 2
Sejarah pembentukan bumi
Struktur lapisan bumi
Proses terbentuknya kulit bumi

Yuk Pahami Lagi seputar Teori Lempeng Tektonik!

lempeng tektonik

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, berdasarkan pernyataan dari ahli meteorologi dan geofisika dari Jerman, Alfred Lothar Wegener (1915) melalui karya ilmiahnya “The Origin of Continent and Oceans” mengenai teori lempeng tektonik dinyatakan bahwa karena perbedaan massa antara kerak bumi yang berbentuk lempeng dan padat serta berada diatas permukaan astenosfer yang plastik dan cair sehingga membuat lempeng mengalami pergerakan.

Astenosfer merupakan lapisan cair dan sangat panas sehingga memberikan kekuatan besar dari dalam bumi untuk menggerakan lempeng-lempeng secara tidak beraturan. Kekuatan ini disebut tenaga endogen atau tenaga yang berasal dari dalam bumi dan bersifat konstruktif.

Nah mengenai tenaga endogen ini kita akan fokus mengulas seputar dua kategori, yaitu aktivitas tektonisme dan vulkanisme. Perbedaannya adalah jika aktivitas vulkanisme berkaitan dengan faktor gunung berapi sedangkan tektonisme adalah akibat pergerakan lempeng.

Apa itu Gerakan Tektonik?

Tahukah kamu peristiwa dasyat ketika tsunami yang menimpa Aceh pada 2004 silam? Nah, peristiwa tersebut terjadi karena adanya gerakan lempeng tektonik.

Hampir mayoritas gempa yang terjadi di seluruh dunia adalah sebagai akibat gerakan tektonik ini. Hal ini karena adanya Kawasan aktif seperti sesar atau patahan yang semuanya terletak di pinggiran lempeng tektonik.

Gerakan tektonik adalah gerakan yang disebabkan karena ada pergeseran kerak bumi yang menyebabkan adanya perbedaan tinggi rendahnya permukaan bumi. Gerakan inilah yang menciptakan lipatan, lekukan, patahan, dan retakan. Nah gerakan tektonik pun terbagi menjadi dua jenis, yaitu gerakan epirogenetik dan orogenetik.

Gerak Epirogenetik adalah gerakan naik turunnya kulit bumi dalam kurun waktu yang lambat dan lingkup yang luas. Gerakan epirogenetik pun dibagi lagi menjadi dua, yaitu epirogenetik positif dan epirogenetik negatif.

Epirogenetik positif : pergerakan yang menyebabkan turunnya daratan sehingga permukaan laut naik
Epirogenetik negatif : pergerakan yang menyebabkan naiknya daratan sehingga permukaan laut turun

bentuk lipatan gerakan orogenetik
Bentuk Lipatan akibat Gerakan orogenetik
lempeng tektonik
Bentuk Patahan akibat Gerakan orogenetik

Gerakan Orogenetik adalah pergerakan yang terjadi dalam waktu yang singkat dan lingkup yang sempit. Relief yang ditimbulkan berupa gunung, pegunungan, dan patahan. Relief patahan terbagi menjadi : tanah bungkuk (fleksur), tanah turun (graben), tanah naik (horst). Patahan timbul karena ada gaya renggangan pada lempeng.

Nah berhubung orogenetik pun menimbulkan lipatan, maka lipatan yang lebih rendah disebut Sinklinal dan yang lebih tinggi disebut Antiklinal. Lipatan terjadi sebagai akibat adanya kompresi lempeng.

Berhubung gerak orogenetik pun membuat tekanan kulit bumi secara vertikal dan horizontal sehingga dapat menyebabkan perpindahan letak lapisan kulit bumi.

Gerakan Divergen

lempeng tektonik

Gerakan Divergen atau bisa juga disebut proses pemekaran adalah gerakan yang menyebabkan antar lempeng saling menjauh sehingga timbul retakan baru sebagai jalur keluarnya magma.

Magma yang keluar terus menerus dapat menciptakan pulau-pulau vulkanik baru. Hasil gerakan divergen yang terjadi pada benua (daratan) disebut rifting sedangkan gerakan divergen yang terjadi di samudera disebut spreading.

Berikut adalah pulau yang tercipta karena lebernya magma :

  • Pulau El Hierro – Kepulauan Canary, Spanyol
  • Pulau Surtsey, Islandia
  • Pulau Hunga Tonga-Hunga Ha’apai, Hunga Tonga
  • Kepulauan Bonin, Jepang
  • Pulau El Hierro – Kepulauan Canary, Spanyol

Sedangkan bila gerakan divergen terjadi di dasar laut, maka akan timbul hamparan dasar laut atau sea floor spreading. Contohnya seperti yang ada di pematang tengah Atlantik (Mid-Alantic Ridge).

Gerakan Konvergen

lempeng tektonik

Gerakan Konvergen adalah gerakan yang menyebabkan antar lempeng tektonik berdekatan hingga saling bertumbukan antar lempeng. Bila sudah terjadi tumbukan, maka salah satu lempeng akan tertekuk dan masuk ke bawah bagian lempeng lainnya.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Karena setiap lempeng memiliki massa/ jenis berat yang berbeda. Contohnya seperti lempeng benua yang lebih ringan dibandingkan lempeng samudera.

Nah proses masuk/tertekuknya lempeng dan masuk ke bawah bagian bawah lempeng lainnya disebut sebagai penunjaman (subduction) sedangkan area tertekuknya lempeng disebut subduction zone.

Gerakan Sesar Mendatar (Transform)

Gerakan sesar mendatar adalah gerakan yang menimbulkan antar lempeng tektonik saling bergesekan secara berlawanan arah. Contoh fenomena gerakan sesar mendatar yang terjadi adalah gesekan Lempeng Samudra Pasifik dengan Lempeng daratan Amerika Utara yang membentuk patahan San Adreas (San Andreas Fault).

Saat ini lempeng tektonik yang ada di dunia adalah :

  • Lempeng Amerika Utara
  • Lempeng Pasifik
  • Lempeng Karibia
  • Lempeng Eurasia
  • Lempeng Anatolia
  • Lempeng Arab, dll

Nah, sedangkan Indonesia sendiri berada di perbatasan antara 3 lempeng tektonik, yaitu Lempeng Eurasia di sebelah seletan, Lempeng Indo – Australia dari utara, Lempeng Pasifik dari barat, Lempeng Eurasia dari Selatan.

Sekian artikel dengan judul Lempeng Tektonik : Pengertian, Pergerakan, dan Jenis Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau lebih spesifiknya tentang kampus . Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya. Silakan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.



Tags

Elvira

Undergraduate Communication Student at Universitas Padjadjaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close