Fisika

Pengukuran : Besaran, Satuan, dan Alat Ukur

Pernahkan sobat Edura diminta menyatakan seberapa tinggi suatu bangunan? Atau seberapa berat suatu barang? Untuk mengetahui dengan pasti ukuran dari seberapa tinggi atau seberapa berat suatu barang, tentunya sobat Edura perlu melakukan pengukuran. Pengukuran berguna untuk menyamakan patokan ukuran sesuatu antara satu orang dengan yang lainnya.

Lagi lagi hal dasar yang sering kita temui di kehidupan sehari-hari ini ternyata dipelajari dalam konsep Fisika loh! Dalam konsep fisika, hal-hal yang berkaitan dengan pengukuran ini dipelajari pada bab Pengukuran. Seperti apakah penjelasan lengkapnya? Yuk kita bahas bareng-bareng!

Pengertian dan Jenis-jenis Besaran

Mengukur Besaran Suatu Benda
Photo by Charles Deluvio on Unsplash

Besaran adalah sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka (nilai besaran) yang juga disertai dengan satuan. Besaran dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu besaran pokok dan besaran turunan.

Besaran Pokok

Besaran pokok adalah besaran yang satuannya telah ditetapkan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain. Besaran pokok ini bersifat bebas karena tidak bergantung pada besaran yang lain, sehingga menjadi dasar untuk menetapkan besaran yang lain. Besaran pokok hanya terdiri dari 7 besaran seperti yang disajikan pada tabel berikut.

Besaran PokokSatuan
PanjangMeter (m)
SuhuKelvin (K)
MassaKilogram (kg)
Kuat Arus ListrikAmpere (A)
WaktuSekon (s)
Jumlah ZatMol (mol)
Intensitas CahayaCandela (Cd)
Besaran Pokok dan Satuannya

Besaran Turunan

Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok. Besaran turunan ini dapat diturunkan dari satu atau lebih besaran pokok. Oleh karena itu, satuan pada besaran turunan ini merupakan gabungan dari beberapa satuan pada besaran pokok.

Jumlah dari besaran turunan sangat banyak. Untuk mengetahui satuan dari besaran turunan ini sobat Edura harus mengetahui besaran penyusunnya (rumus). Adapun contoh beberapa besaran turunan adalah seperti berikut.

Besaran TurunanRumusSatuan
Gaya (F)F = m x akg.m/s2 = N
Kecepatan (v)v = s / tm/s
Luas (A)A = s x sm2
Tekanan (P)P = F / Akg/m.s2 = N/m2
Contoh Besaran Pokok Beserta Rumus dan Satuannya

Pengertian dan Sistem Satuan

Contoh Satuan Panjang pada Kedalaman Kolam
Photo by Gonard Fluit on Unsplash

Satuan adalah sesuatu yang digunakan sebagai pembanding dalam pengukuran. Sistem satuan diatur oleh sistem satuan internasional atau disebut dengan SI, yaitu sistem satuan yang merupakan hasil kesepakatan dalam konferensi yang dihadiri para ilmuan terdahulu dan berlaku secara internasional.

Sistem satuan terbagi menjadi dua macam, yaitu sistem MKS dan sistem CGS. Sistem MKS terdiri dari meter, kilogram dan sekon. Sementara sistem CGS terdiri dari centimeter, gram dan sekon.

Pada satuan juga berlaku konversi satuan, yaitu mengubah suatu satuan menjadi satuan yang lainnya. Misalnya satuan massa dalam kilogram (kg) diubah menjadi dalam gram (g).

Pengukuran dan Contoh Alat Ukur

Melakukan Kegiatan Pengukuran
Photo by Kelly Sikkema on Unsplash

Pengukuran itu sendiri merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang kemudian dipakai sebagai satuan. Pengukuran dapat dilakukan dengan menggunakan alat ukur.

Alat Ukur

Macam-macam Alat Ukur
Photo by Fleur on Unsplash

Alat ukur merupakan hal yang penting dalam melakukan pengukuran. Alat ukur ini bermacam-macam jenisnya dengan kelebihan dan keterbatasannya masing-masing.

Penggunaan alat ukur disesuaikan dengan kebutuhan pengukurannya masing-masing. Misalnya untuk mengukur panjang suatu pensil dapat dilakukan dengan menggunakan mistar, tidak perlu menggunakan rol meter apalagi jangka sorong dan mikrometer sekrup. Alat ukur yang sering dijumpai dan digunakan pada kehidupan sehari-hari adalah alat ukur panjang, alat ukur massa, alat ukur waktu dan alat ukur suhu.

Alat Ukur Panjang

Panjang suatu benda dapat diukur dengan menggunakan alat ukur panjang berupa mistar, rol meter, jangka sorong, dan mikrometer sekrup.

Alat Ukur Massa

Massa suatu benda dapat diukur dengan menggunakan alat ukur massa berupa neraca, neraca Ohauss, neraca bebek, dan neraca digital.

Alat Ukur Waktu

Waktu dapat diukur dengan menggunakan alat ukur waktu berupa jam dan stopwatch.

Alat Ukur Suhu

Suhu dapat diukur dengan menggunakan alat ukur suhu berupa thermometer.


Nah, sobat Edura sekian informasi tentang materi fisika Pengukuran : Besaran, Satuan dan Alat Ukur. Ternyata konsep fisika itu ada disekeliling kita kan? Nantikan informasi lainnya seputar materi fisika dari Edura.    

Belajar materi fisika lainnya disini ya.

Informasi yang kami ambil dari beberapa sumber bacaan. Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau lebih spesifiknya tentang materi sekolah . Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya. Silakan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.

Terima Kasih

Semangat mengejar cita-citamu ya sobat Edura!

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close