Biologi

Konsep Sel: Sejarah,Struktur dan Penyusun Sel

Halo, sobat Edura! Kembali lagi nih dengan materi dari Kimia, yaitu biosel. Wah, apa tuh? Supaya lebih jelas, yuk kita simak materinya sejarah, konsep sel dan struktur sel dari Biosel berikut ini! Bisa juga simak Konsep sel dan Struktur sel di tautan ini.

Sejarah Sel

sejarah sel

Istilah sel pertama kali digunakan oleh ahli biologi untuk menggambarkan ruang -ruang kecil yang ditemukan pada sayatan gabus oleh Robert Hooke. Apa yang menyebabkan para ilmuan berlomba untuk mengetahui susunan makhluk hidup? berikut list para ilmuan yang terkemuka dalam hal biosel.

Zacharias Jansen

Zacharias Jansen
Zacharias Jansen

Diawali oleh Zacharias Jansen berkewargenaraan Belanda pada tahun 1580-an menemukan mikroskop sederhana yang pembuatannya dibantu oleh ayahnya. Mikroskop tersebut memiliki dua buah lensa cembung pada setiap ujung tabung.

Robert Hooke

Sayatan gabus pembesaran 100x dibawah mikroskop
Sayatan gabus pembesaran 100x dibawah mikroskop

Robert Hooke (1635 – 1703) menemukan “ruang-ruang kecil” pada sayatan gabus yang diamati dibawah mikroskop. Ruang-raung ini yang disebut sel oleh Hooke.

Antonio von Leuwenhoek

Antonio von Leeuwenhoek (1632-1683) merupakan orang pertama yang menggambarkan dan mengamati hidup renik dengan mikroskop sederhana. Diyakini pertama kali Leeuwenhoek melihat bakteri dari kotoran gigi dan protista mirip hewan dari setetes air.

Robert Brown

Robert Brown (1773 – 1858) merupakan seorang pioneer dalam menggunakan mikroskop serta telah member banyak kontribusi pengetahuan tentang inti sel dan gerakan sitoplasma. Gerak Brown adalah gerak pada molekul-mokeul yang terlarut dalam sitoplasma pertama kali ditemukan oleh Robert Brown.

Dr. Matthias Jacob Schleiden

Dr. Matthias Jacob Schleiden(1804 – 1881) merupakan seorang profesor berkebangsaan Jerman dariUniversitas Jena. Schleiden dan Schwann menjadi orang pertama yang memformulasikan apa yang kemudian oleh orang diyakini bahwa sel sebagai prinsip dasar biologi yang sama pentingnya dengan teori atom bagi kimia dan fisika. Schleiden juga mengetahui pentingnya inti sel dalam proses pembelahan sel yang ditemukan oleh Robert Brown.

Dr. Theodor Schwann (1839)

Schwann berhasil menunjukkan jaringan hewan secara mikroskopik dan menemukan partikel-partikel yang menarik dalam jaringan syaraf dan otot.

Berdasarkan hasil observasi Schleiden dan Theodor Schwann menyimpulkan bahwa:

  • Sel merupakan kesatuan struktural, fisiologis, dan organisasi dari makhluk hidup.
  • Sel memiliki eksistensi ganda yaitu sebagai entitas yang berbeda dan sebagai bagian yang membangun organisme.
  • Sel terbentuk secara bebas, mirip dengan pembentukan Kristal (spontaneous generation).

Rudolf Ludwig Karl Virchow

Rudolf Ludwig Karl Virchow (1821 –1902) memiliki sebuah slogan yang menyatakan “Omnis cellula e cellula” yang artinya semua sel hanya berasal dari sel sebelumnya. Slogan tersebut bertolak belakang dengan pernyataan Schwan yang menyebutkan bahwa sel muncul begitu saja seperti kristal (generatio spontanea).

Dari penemuan para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa:

  • Semua makhluk hidup terdiri dari sel-sel.
  • Sel adalah unit struktural dan fungsional dari semua makhluk hidup.
  • Semua sel berasal dari sel-sel pra-ada melalui proses pembelahan (Generasi spontan tidak terjadi).
  • Sel berisi informasi genetik yang diturunkan dari sel ke sel selama pembelahan sel (Sel pertama adalah pengecualian karena tidak mungkin berasal dari sel sebelumnya yang sudah ada).
  • Semua sel pada dasarnya memiliki komposisi kimia yang sama.
  • Semua aliran energi (metabolisme & biokimia) kehidupan terjadi dalam sel.

Struktur Sel

Sel merupakan keastuan struktural dari makhluk hidup. Teori ini dekamukakan oleh Schawnn. Disebut struktural karena semua makhluk hidup tubuhnya tersusun dari sel. Ada makhluk hidup bersel satu (monoseluler) dan ada makhluk hidup bersel banyak (multiseluler).

Untuk fungsi dan lainnya bisa kunjungi artikel terdahulu mengenai sturktur sel disini. Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan juga disini ya.

Zat/molekul Penyusunan Sel

Karotenoid

Senyawa ini merupakan pigmen merah dan oranye dalam sel. Pigmen ini tidak larut dalam air tetapi dapat larut dalam pelarut organik. Kurang lebih ada 70 jenis karotenoid ditemukan dalam sel-sel tumbuhan dan hewan. Diantaranya adalah karotin, xantofil, retinene, laktoflavin dalam susu, riboflavin, xanthosianin, koenzim, antosianin, flavon, flavonol, flavonon dan masih banyak lagi yang lainnya. Secara kimiawi karotenoid merupakan porfirin. Porfirin berikatan dengan logam dan protein membentuk pigmen-pigmen penting dalam sel tumbuhan dan hewan, misalnya khlorofil dan haemoglobin.

Asam Nukleat

Asam nukleat merupakan molekul organik yang berukuran sangat besar yang dibentuk oleh serangkaian unit nukleotida. Asam nukleat ditemukan di dalam inti atau sitoplasma dan memiliki peranan penting dalam menjaga informasi genetik sel dan membuat informasi tersebut digunakan untuk membangun protein seluler. Unsur utama yang membentuk asam nukleat adalah unsur karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan fospor. Masing-masing nukleotida terdiri atas basa nitrogen, gula pentosa dan molekul asam fospat.

Enzim

Enzim bertindak sebagai biokatalisator dalam berbagai jenis proses metabolisme dan mampu mempercepat prosesnya. Katalis adalah senyawa yang mampu mempercepat reaksi kimia tetapi senyawa katalis tidak mengalami perubahan dalam proses berlangsung, sehingga dapat digunakan kembali. Enzim merupakan molekul protein yang khas dan paling besar. Ribuan jenis enzim yang berbeda telah diidentifikasi oleh para ahli. Kebanyakan enzim ini telah dimurnikan dan dalam kondisi dikristalkan. Enzim merupakan salah satu produk yang sangat penting dari gen yang diperoleh dari molekul ADN. Enzim bisa ditemukan secara ekstraseluler, reaksi terjadi di bagian luar sel, maupun intraseluler dimana reaksi terjadi di dalam sel. Enzim dapat bersifat khas mutlak untuk sebuah substrat tertentu dan tidak bisa bekerja meskipun molekul sangat mirip, misalnya molekul stereoisomer.

Beberapa jenis enzim memerlukan komponen non protein disebut kofaktor untuk aktivitasnya. Sebagai contoh, beberapa enzim merupakan protein konjugasi yang memiliki ikatan kuat pada grup prestetik, sebagai contoh pada sitokrom, yang memiliki kompleks porfirin besi. Atom besi penting dalam kebanyakan reaksi transfer elektron. Enzim lainnya tidak mampu berfungsi tanpa ada tambahan dari sedikit molekul disebut koenzim yang terikat selama reaksi berlangsung.

Koenzim

Fungsi koenzin adalah menerima elektron dan ion hidrogen dari substrat. Banyak koenzim, misalnya NAD dan NADP memiliki komponen esensilnya berupa vitamin, khusunya dari kelompok vitamin B.

Hormon dan Vitamin

Hormon-hormon yang ada dalam sitoplasma sel mengatur sintesis ARN messenger, enzim dan berbagai jenis kegiatan fisioloigs intraseluler. Berbagai jenis kelenjar yang tersebar dalam tubuh mensekresikan cairannya ke dalam darah. Salah satu kelenjar endokrin memiliki fungsi sebagai regulator untuk beberapa kelenjar endokrin, kelenjar endokrin ini disebut sebagai master gland, yaitu kelenjar pituitary. Kelenjar ini mensekresikan beberapa jenis cairan untuk menstimulasi dan meregulasi kelenjar endokrin lainnya.

Vitamin sangat penting untuk pertumbuhan normal, metabolisme dan memelihara kebugaran. Kekurangan vitamin akan mempengaruhi kecepatan metabolisme sel yang akan menimbulkan penyakit akibat dari kekurangan vitamin tersebut. Beberapa jenis vitamin dikelompokkan berdasrkan kelarutannya. Vitamin A, D, E dan K adalah vitamin yang tidak larut dalam air, sisanya vitamin B kompleks, C dan lainnya dapat larut dalam air.

Sistem Membran

Membran adalah pembatas sel dengan lingkungan luarnya dan dengan sel terdekat. Membran sel bersifat selektif permeable terhadap ion-ion dan molekul organik dan mengontrol gerakan material dari dan menuju sel. Membran sel memiliki peran sebagai jangkar sitoskeleton untuk memberi bentuk pada sel dan tempat menempelnya matriks ektraseluler dan sel lain ketika sel-sel berkelompok membentuk jaringan.

Protein

Molekul protein pada membran sel dibagi menjadi 2 tipe , yaitu protein integral, protein perifer. Kurang lebih 50 jenis protein membran tertanam dalam membran sel. Molekul protein menyebar secara spontan di dalam membran plasma. Protein integral terikat secara permanen di dalam membran. Protein integral bisa dipisahkan dari membran dengan cara menggunakan detergen, pelarut non-polar atau bahan-bahan denaturasi. Tipe protein ini dibagi menjadi 2 jenis yaitu:

  • Protein Integral politopik, disebut juga protein transmembran. Protein membran ini terletak menembus membran.
  • Protein integral monotopik adalah membran protein yang hanya menempel pada salah satu sisi tidak menembus seluruh bagian membran.

Kolesterol

Senyawa kolesterol adalah senyawa kimia yang tersebar dalam lapisan fosfolipid. Senyawa kolesterol banyak ditemukan pada setiap sel dalam tubuh makhluk hidup. Hampir 20% dari membran diisi oleh kolesterol. Kolesterol memiliki fungsi yang penting dalam mempertahankan keutuhan membran serta memfasilitasi sinyal antar sel. Jadi kemampuan sel untuk berkomunikasi tidak lepas dari peranan kolesterol. Selain kolesterol, senyawa karbohidrat (gliko) seringkali berikatan dengan molekul protein membentuk senyawa glikoprotein atau dengan senyawa lipid membentuk senyawa glikolipid. Glikoprotein sering bertindak sebagai reseptor atau untuk mengenal sel yang ada di sekitarnya.

Sistem Transportasi Membran

Sistem transportasi membran terbagi dua yaitu transportasi pasif dan transportasi aktif. Transportasi pasif merupakan gerakan bahan-bahan melewati membran menuju gradien konsentrasi, tekanan atau muatan listrik. Pada pengangkutan ini tidak memerlukan energi. Sebaliknya pada transportasi aktif, bahan-bahan atau material bergerak melawan gradient konsentrasi sehingga membutuhkan energi yang dihasilkan oleh sel.

Untuk penjelasan transportasi membran bisa baca di artikel sebelumnya mengenai transportasi memberan disini. Konsep Sel dan Struktur Sel.


Sekian info tentang  Sejarah, Konsep Sel dan Struktur Sel.

Belajar materi biologi lainnya disini ya. Dan untuk materi biologi terbaru disini ya.

Informasi yang kami ambil dari beberapa sumber bacaan. Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau lebih spesifiknya tentang materi sekolah . Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya.

Silahkan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram atau link diskusi edura disini ya.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.

Terima Kasih

Semangat mengejar cita-citamu yaa sobat Edura!

Tags

M Mahardika Rafi ' Setiko

Mahasiswa S1 Agroteknologi Universitas Padjadjaran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close