Biologi

7 Produk Hasil Rekayasa Genetika yang Kamu Tidak Ketahui

Hallo sahabat edura, sudah tidak asing bukan dengan bioteknologi atau rekayasa genetika? yap . Bioteknologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.

Pengertian rekayasa genetika adalah manipulasi DNA secara manual untuk mendapatkan karakteristik suatu organisme dengan menggunakan bioteknologi.

Pada saat ini produk rekayasa genetika atau Genetically Modified Organisms (GMO) menjadi perbincangan hangat dikarenakan isu tidak sehat dari beberapa kalangan.

Tapi apakah sobat edura menyadari bahwa pangan kita merupakan hasil rekayasa genetika? berikut 7 Produk Hasil Rekayasa Genetika yang Kamu Tidak Ketahui.

Asah kemampuan dan perluas wawasan dengan terus belajar ya sobat. Berikut tautan pembelajaran mata pelajaran Biologi. Organ Tumbuhan.

Padi

padi
Photo by Theme Inn on Unsplash

Padi termasuk famili poaceae, atau padi padian. Padi telah mengalami perbaikan genetika pada setiap budidayanya. Perlu sobat ketahui bahwa dulu padi merupakan tumbuhan liar dan menjulang tinggi 2-3 meter.

Padi yang sering kita lihat saat ini merupakan hasil rekayasa genetika oleh para ilmuan, dan akhirnya mendapatkan padi yang pendek dan berbiji banyak. Penelitian tidak berhenti sampai disitu namun terus berjalan seperti perbaikan genetika tanaman padi yang tahan cekaman kemarau (padi gogo), tahan hama dan lain lain.

Semangka Tanpa Biji

semangka seedless
Photo by Patrick Fore on Unsplash

Semangka tanpa biji atau seedless sering kita jumpai di supermarket. Semangka tersebut hasi rekayasa genetika dengan teknik poliploidi.

Semangka tanpa biji dihasilkan dari persilangan antara induk betina tetraploid (4x) dengan induk jantan diploid (2x) yang normal. Induk betina tetraploid dihasilkan dengan perlakuan kolkisin terlebih dahulu. Setelah itu benih akan mengalami poliploidi.

Persilangan antara tanaman tetraploid (betina) dan diploid/normal (jantan) akan menghasilkan keturunan triploid. Tanaman triploid tersebut adalah tanaman yang menghasilkan semangka tanpa biji/seedless (Cahyono, 1996) Suatu organisme yang memiliki lebih dari dua set kromosom atau genom dalam sel-sel somatiknya biasa disebut poliploidi (Poespodarsono, 1998). Poliploidi adalah perubahan satu set kromosom lengkap.

Jeruk Tanpa Biji

jeruk seedless
Photo by am JD on Unsplash

Hampir semua orang baik tua maupun muda mengenal dan mengonsumsi buah jeruk. Jeruk (Citrus Sp.) memang merupakan salah satu komoditi buah–buahan terpenting setelah pisang dan mangga, dan termasuk buah yang digemari untuk dikonsumsi dalam bentuk segar maupun olahan.

Jeruk tanpa biji atau seedless digembangkan di Indonesia dibawah Balai Pertanian yang disebut Balitjestro. Balitjestro adalah salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) penelitian dan pengembangan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura.

Kegiatan perbaikan varietas jeruk telah dimulai oleh Balitjestro dari tahun 2003 dengan 3 metode pemuliaan yaitu:

  1. Perbaikan sifat utama jeruk (Seedless) melalui Induksi Mutasi Radiasi
  2. Persilangan konvensional dengan embrio rescue
  3. Peningkatan keragaman genetik melalui Fusi Protoplasma dan penggandaan kromosom (colchiploid) yang diseleksi secara individu

Jagung Manis

jagung manis
researchgate

Disadari atau tidak jagung manis merupakan hasil rekayasa genetika. Pada gambar kiri merupakan jagung liar tanpa campur tangan manusia. Gambar sebelah kanan merupakan jagung manis yang telah mengalami rekayasa genetika.

Pada jagung manis gula yang terkandung diupayakan untuk tidak diubah menjadi pati sehingga jagungakan tetap manis, berair dan lunak saat masih muda.

Pepaya California

pepaya california
Photo by Charles Deluvio on Unsplash

Sterotype pepaya california merupakan pepaya yang berasal dari california, Amerika. Sterotype itu salah besar, nyatanya Pepaya California ditemukan oleh seorang peneliti dari Indonesia. Pepaya california atau yang bernama asli pepaya callina ini merupakan buah pepaya hasil rekayasa genetik dari Prof.  Dr. Ir. Sriani Sujiprihati .MS yang berasal dari IPB.

Pepaya California ini memiliki warna yang menarik, manis, berbuah banyak, waktu berbuah yang singkat dan cendrung serempak.

Apel malang

apel malang

Apel malang merupakan hasil induksi dari daerah subtropis. Apel menglami perbaikan genetika seiring keinginan konsumen agar dapat bersaing dengan apel impor yang datang di Indonesia. Terdapat beberapa varietas apel malang yang terkenal yaitu Manalagi dengan apel Rome Beauty dan masih banyak varietas yang lain.

Para peneliti mengembangkan varietas seiring permintaan konsumen. Konsumen lebih tertarik dengan warna apel yang menarik.

Perbaikan kualitas buah pada apel Malang telah dilakukan dengan melakukan persilangan antara apel unggul lokal Manalagi dengan apel Rome Beauty dan apel Manalagi dan telah diperoleh sejumlah set progeny.

Mangga Arumanis dan Gedong Gincu

mangga gincu

Salah satu varietas mangga Indonesia yang memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri maupun ekspor ialah Arumanis-143. Varietas ini dilepas pada tahun 1984 dan mulai berkembang luas pada tahun 1990-an. Pada tahun 1995 mangga Arumanis143 mulai mendominasi transaksi bisnis buah mangga Indonesia. Pasar bebas berdampak terhadap perubahan perilaku konsumen, mengubah citra bahwa buah yang menarik adalah yang berwarna merah.

Karakter mangga yang ideal untuk ekspor atau untuk konsumsi segar ialah kulit dan daging buah berwarna merah-kuning-jingga, daging buah tebal dengan biji tipis, rasa, aroma, tekstur, dan serat seperti Arumanis-143, dan daya simpan lebih baik (IPB, 2000).

Dengan demikian, agar Arumanis-143 yang daging buahnya halus, punel, dan sangat manis, berkulit hijau meskipun telah matang tetap mendominasi pasar buah mangga, maka perlu diperbaiki sifatnya sehingga berpenampilan menarik. Perubahan citra tersebut dibangun oleh bukti bahwa pada tahun 1995 Departemen Pertanian melepas klon mangga Gedong Gincu yang warna buahnya kuning-merah yang diperkirakan menggeser ekspor Arumanis 143.


Sekian info tentang 7 Produk Hasil Rekayasa Genetika yang Kamu Tidak Ketahui

Belajar materi biologi lainnya disini ya. Dan untuk latihan soal biologi disini ya.

Informasi yang kami ambil dari beberapa sumber bacaan yaitu jurnal dari berbagai instansi, Perguruan Tinggi dan Balai Penelitian Pertanian. Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau lebih spesifiknya tentang materi sekolah . Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya. Silakan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close