Biologi

Keanekaragaman Hayati: Pengertian, Jenis, Klasifikasi

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah keanekaragaman hayati bukan? Mungkin kamu langsug ingat mata pelajaran biologi saat sekolah dulu. Kali ini mimin akan membahasan keberagaman hayati, atau yang lebih dikenal dengan istilah makhluk hidup. Kamu pasti sudah tahu bahwa Indonesia sangat kaya akan keberagaman flora dan fauna, bahkan terkadang disebut negeri surga.

Keberagaman hayati yang ada di Indonesia tentu sangat memberikan manfaat bagi masyarakar, mulai dari manfaat ekonomi, ekosistem, dan masih banyak lagi. Mimin akan bahas tuntas tentang macam-macam hayati di Indonesia, mulai dari klasifikasi gen, spesies, ekosistem, frekuensi dan jumlahnya, serta yang lainnya.

Pengertian Keanekaragaman Hayati

Kenekaragaman berarti macam-macam atau perbedaan yang ada satu sama lain, sedangkan hayati adalah kata lain dari makhluk hidup. Secara ilmiah arti dari keragaman hayati adalah perbedaan anatara makhluk hidup mulai dari jenisnya, spesies, gen, dan ekosistem. Perbedaan ini dipengaruhi oleh sifat makhluk hidup itu sendiri seperti fungsi organ, tempat hidup, dan manfaat bagi ekosistem.

Keberagaman hayati awalnya terjadi karena proses evolusi dan adaptasi makhluk hidup. Evolusi yaitu terjadinya perubahan dalam kurun waktu yang sangat lama, sehingga terciptanya makhluk baru yang berlainan dengan induknya dan jadilah spesies baru. Sedangkan adaptasi yaitu penyesuaian diri, sehingga terciptanya makhluk baru sesuai dengan kondisi lingkungan tempat ia tinggal.

Keberagaman hayati dikenal juga dengan istilah biodiversitas (biodiversity), yaitu istilah yang sering dipakai di kancah internasional. Aspek perbedaan satu makhluk hidup dengan yang lainnya, sangat berpengaruh bagi lingkungan sekitar. Keberagaman ini juga sangat membantu kehidupan manusia, namun seringkali manusia sendiri yang merusaknya.

Seperti gas rumah kaca yang dihasilkan manusia setiap hari, kemudian menumpuk di atmosfer sehingga menyebabkan perubahan iklim. Perubahan inilah yang memicu kerusakan pada makhluk hidup, seperti flora dan fauna. Berbagai macam makhluk hidup akan mati karena iklimnya berubah, maka dari itu kelestarian hayati harus gencar digerakan.

Jenis Ragam Hayati

Jenis Ragam Hayati

Makhluk hidup di dunia ini ada banyak sekali dan jumlahnya tak terhingga, maka dari itu klasifikasinya dibagi menjadi tiga yaitu berdasarkan gen, individu, dan ekosistem. Hal ini dilakukan untuk mempermudah dalam proses identifikasi, berikut penjelasan mengenai jenis ragamnya:

1. Tingkat Genetik

Keragaman di tingkat gen, terjadi karena ada banyak sekali macam-macam gen yang menentuka sifat dan ciri-ciri suatu individu. Contohnya tipe rambut, ada yang lurus, keriting, hitam, coklat, pirang. Semua itu didasari oleh keberagaman genetik, contoh individu lainnya ada pada bunga mawar.

Jika dilihat-lihat semua mawar memiliki bentuk yang sama dengan nama spesies rosa hybrid, namun pada beberapa bunga terdapat perbedaan warna mahkota. Hal ini disebabkan oleh gen penyusunnya yang berbeda, maka warna yang dihasilkan pun bisa berbeda-beda seperti hitam, merah, putih, bahkan warna lainnya.

2. Tingkat Spesies atau Individu

Perbedaan di tingkat individu ini dapat terjadi karena pengaruh genetik, maka dari itu variasi individu atau organisme yang hidup menjadi banyak. Contohnya spesies arecaceae (palem-paleman), jika dilihat bentuk fisiknya memang ada beberapa jenis tumbuhan yang menyerupai palem ini tapi sebenarnya inidividu mereka berbeda.

3. Tingkat Ekosistem atau Tempat Hidup

Setiap ekosistem memiliki ciri khasnya tersendiri, keragaman ini menggambarkan jenis individu apa saja yang ada di sebuah lingkungan atau ekosistem. Faktor abiotik dan komposisi jenis populasi organisme, menjadi penunjuk adanya keanekaragaman tingkat ekosistem ini.

Klasifikasi Hayati

Klasifikasi Hayati

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa ragam hayati adalah berbagai kumpulan makhluk hidup yang bermacam-macam jenisnya. Mulai dari bentuk, warna, ukuran, tekstur, eksosistem, dan yang lainnya. Kamu bisa melihat secara langsung konsep keberagaman hayati secara sederhana, dengan mengunjungi kebun kecil.

Disana kamu akan mendapati berbagai macam hewan dan tumbuhan, mulai dari tumbuhan palem, pohon mangga, pohon kelapa, tanaman daun sirih, dan rumput hijau. Sedangkan untuk hewan, biasanya kamu akan menemukan cacing tanah, nyamuk, jangkring, belalang, burung, dan lain-lain. Lingkungan sederhana seperti itu sudah termasuk konsep dasar keberagaman hayati.

Sejak zaman dahulu, manusia sudah memanfaatkan keberagaman hayati untuk kelangsungan hidupnya. Kamu bisa memahami lebih spesifik keberagaman tersebut melalui klasfikasi, ilmu yang membahas mengenai klasifikasi makhluk hidup adalah taksonomi. Tujuannya adalah untuk mempermudah manusia dalam mempelajari jenis hewan dan tumbuhan yang beranekaragam.

Manfaat dari mempelajari ilmu taksonomi yaitu mempermudah dalam penelitian, sehingga makhluk hidup yang sudah diidentifikasi dapat lebih dimanfaatkan lagi. Selain itu, dengan ilmu ini kamu juga bisa mempelajari hubungan antar organisme. Berikut ini beberapa klasifikasi berdasarkan tingkah laku makhluk hidup yang harus kamu pelajari:

1. Kingdom

Kingdom menjadi tingkatan klasifikasi taksonomi tertinggi, yang membagi makhluk hidup kepada 6 golongan yaitu; Archbacteria, Eubacteria, Protista, Jamur, Tumbuhan, dan Hewan. Kamu pasti sudah bisa membayangkan makhluk hidup apa saja yang masuk ke dalam golongan tersebut, karena tingkatan ini menjadi yang paling mudah diidentifikasi.

2. Divisi dan Filum (keluarga besar)

Divisi adalah klasifikasi untuk tumbuhan, sedangkan filum menjadi klasifikasi untuk hewan. Klasifikasi untuk hewan, dikategorikan berdasarkan kesamaan prinsip dasar yaitu; homo sapiens (manusia) dan Chanos (bandeng), habitat dan bentuknya memang berbeda hanya saja dasar prinsipnya sama-sama bertulang belakang (vetebrata).

Sedangkan untuk filum, tediri dari berbagai macama hewan yang berbeda-beda namun tetap berprinsip dasar sama. Yaitu memiliki kaki yang bersegmen, dan terdapan persendian di dalam tubuhnya.

3. Kelas (Klasifikasi)

Pembagian kelas diatur berdasarkan ciri-ciri umum, seperti pada kelompok hewan yang terdiri dari semua jenis hewan, dibedakan hanya dari perbedaan sekunder dan dasa-dasar prinsip filumnya. Jadi disini kamu masih mengidentifikasi makhluk hidup secar umum, dan belum terlalu spesifik.

4. Bangsa (Ordo)

Dalam klasifikasi ordo, identifikasi makhluk hidup dilakukan lebih spesifik lagi. Disini semua hewan dimasukan berdasarkan prinsip kelasnya, contoh subkelas Magnoliidae yang kemudian dibagi lagi kepada ordo Magnoliales dan Ranunculales. 

5. Suku (Famili)

Di bawah ordo ada famili, identifikasinya semakin khusus lagi. Mencakup semua hewan atau tumbuhan, yang genusnya dianggap satu nenek moyang. Jadi klasifikasi di suku ini lebih besar lagi, contohnya seperti ikan atau hewan laut, mereka dianggap satu suku dan berasal dar nenek moyang yang sama.

6. Marga (Genus)

Disini hewan atau tumbuhan dikategorukan sesuati persamaan struktur dan alat reproduksi, seperti tomat dan terong. Keduanya memang berbeda, tapi masih dalam satu genus yaitu solanum karena strukturnya memiliki kesamaan.

7. Jenis (Spesies)

Disini terdapat segala individu yang memiliki sifat sama dari segi apapun, yang jika dikawinkan akan menghasilkan keturunan fertil karena susunan kromosomnya sama. Seperti terong dan tomat yang memiliki kesamaan terlihat dari namanya, terong yaitu solanum melongena dan tomat yaitu solanum lycopersicum.

Jika kamu ingin menghafal keanekaragaman hayati, mulailah pelajari konsep taksonominya terlebih dahulu. Kemudian kamu bisa melanjutkan dengan menghadal nama latin individunya, menurut Linnaeus Berian biasanya nama terdiri dari dua kata yaitu kata pertama menunjukan genus dan kata kedua menunjukan spesies.


Sekian info tentang Keanekaragaman Hayati: Pengertian, Jenis, Klasifikasi

Informasi yang kami ambil merupakan info resmi dari laman UGM .Untuk konsultasi mengenai pendidikan atau lebih spesifiknya tentang materi sekolah . Kamu dapat menghubungi kami lewat akun instagram kami ya. Silakan klik disini untuk menghubungi kami lewat instagram.

Jangan lupa juga untuk subscribe newsletter dan mailing list kita untuk dapatkan info update yang akan kami kirim melalui browser notification dan email kamu.

Terima Kasih

Semangat mengejar cita-citamu yaa sobat Edura!

Tags

Abid Ra

Writer, Business Enthusiast, and Traveler

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close