Bahasa Inggris

Mengenal ‘Tense’, Salah Satu Kategori Terpenting dalam Grammar

Dalam Bahasa Inggris, Tense merupakan salah satu hal terpenting dalam subjek Grammar. Grammar (gramatika) sendiri sering kali menjadi subjek yang dianggap sulit. Kalau kamu salah satu yang menganggapnya sulit, maka buanglah jauh-jauh anggapan itu dari sekarang.

Kunci yang dapat mempermudah kita memahami Grammar adalah ‘rules’ atau aturan, karena Grammar terdiri dari seperangkat aturan. Pahami aturan-aturannya, maka kamu akan terbiasa.

Tense

Dalam Grammar, kita mengenal istilah ‘kategori gramatikal’ atau dalam Bahasa Inggris disebut Grammatical Category, yakni fitur-fitur yang merupakan bagian dari gramatika suatu bahasa. Salah satu kategori gramatikal ini adalah tenses.

Apa Itu Tense?

Beberapa sumber megungkapan bahwa Tense: dapat menunjukkan waktu pada kalimat; merupakan penempatan verba (verb) dalam rangka waktu; adalah waktu yang dideskripsikan oleh verba; adalah metode yang berbasis pada verba, yang digunakan untuk menunjukkan waktu.”

Dari kesemuanya, dapat kita tarik dua hal penting dalam tenses, yaitu waktu dan verba (verb). Sederhananya, dengan mengikuti aturan tenses, kita bisa menunjukkan waktu dengan bantuan verb pada kalimat yang kita ekspresikan. Lebih sederhana lagi, tenses menunjukkan kapan suatu tindakan terjadi.

Dalam kalimat, tindakan/aksi ini biasanya diwakili oleh kata kerja atau verb. Dan dalam bentuk tertentu, verb ini akan mengindikasikan waktu ketika tindakan tersebut terjadi. Seperti apa ‘bentuk tertentu’ tersebut? Nanti kamu akan lihat penjelasan dan contoh-contohnya.

Tantangan Mempelajari Tense Bahasa Inggris

Sebagai penutur asli Bahasa Indonesia, kamu mungkin masih bingung dengan aturan ini. Kenapa harus menunjukkan waktu dengan kata kerja? Kenapa tidak tambahkan saja keterangan waktu pada kalimatnya?

Wajar saja kalau kamu kesulitan, karena Bahasa Indonesia adalah salah satu bahasa di dunia yang tidak menerapkan ‘verb-based method‘ ini. Artinya, kita tidak mengekspresikan waktu pada kalimat dengan cara mengubah-ubah kata kerjanya. Yang berlaku dalam Bahasa Indonesia yakni hanya menambahkan kata tambahan seperti ‘telah/akan’ dan kata keterangan waktu pada kalimat. Misalnya: “Saya telah bertemu dia kemarin.”

Beda budaya, beda cara. Bahasa Inggris punya cara mengungkapkan waktu yang berbeda dengan bahasa kita. Maka inilah yang perlu kita ingat terus untuk selanjutnya.

Verb

Karena verbs atau kata kerja merupakan salah satu dari dua hal penting dalam tenses yang sudah disebutkan tadi, maka harus dibahas sedikit di sini.

Apa Itu Verb?

Pada umumnya, sebuah kalimat terdiri dari kata-kata yang tersusun dari: Subject (subjek) + Predicate (predikat). Subjek adalah pokok bahasan kalimat, atau apa yang dibicarakan oleh kita yang jadi pembuat kalimat tersebut. Sementara predikat adalah apa yang dikatakan pembuat kalimat tentang subjek.

Verbs atau kata kerja ini adalah bagian dari predikat, dan dengan Subject + Verb saja kita sudah membentuk satu kalimat. Itulah sebab lain yang menunjukkan bahwa memahami verb sangat penting.

Kalimat dalam Bahasa Inggris yang terdiri dari Subject + Verb misalnya: You cried. You adalah subject dan cried adalah verb. Cried ini adalah bentuk lampau (past) dari cry. Apa maksudnya?

Ketika kita mengucapkan “you cried”, maka subject (bisa berupa orang) yang kita sebut you (artinya kamu) tersebut melakukan tindakan/aksi, yakni cry (artinya menangis) di masa lampau. Karena tindakan tersebut dilakukan di masa lampau, maka kata kerja biasa cry diucapkan/diubah menjadi cried.

Kenapa diubah? Inilah inti dari pembahasan tenses dalam Bahasa Inggris.

Dalam Bahasa Indonesia, kita hanya perlu menambahkan keterangan waktu setelah Subject + Verb menjadi “kamu menangis tadi“, untuk menunjukkan kapan ‘kamu’ menangis. Sementara dalam Bahasa Inggris kita perlu menempatkan bentuk verb yang sesuai dengan waktu ketika si ‘kamu’ menangis.

Karena itu, dalam Bahasa Inggris, verbs biasa, contohnya speak, cry, run, swim mempunyai bentuk lain. Bentuk lain inilah yang kita sebut ‘bentuk tertentu‘ yang sudah disebutkan tadi, dan fungsinya untuk mengindikasikan waktu.

Regular & Irregular Verbs

Verbs terbagi menjadi dua kategori: Regular Verbs dan Irregular Verbs.

Regular verbs terdiri dari kata kerja yang beraturan. Disebut beraturan karena kata kerja jenis ini punya pola tertentu ketika diubah ke bentuk lain, yaitu hanya perlu ditambahkan akhiran -d atau -ed. Contohnya adalah kata cry tadi yang ditambahkan -ed sehingga menjadi cried. Kata lainnya seperti open menjadi opened dalam bentuk lampau (Verb 2) sekaligus bentuk Verb 3.

Bentuk Asli (V1)Simple Past (V2)Past Participle (V3)
controlcontrolledControlled
crycriedcried
dancedanceddanced
enjoyenjoyedenjoyed
followfollowedfollowed
Beberapa Contoh Regular Verbs

Sebaliknya, irregular verbs terdiri dari kata kerja yang tak beraturan. Disebut tidak beraturan karena tidak ada pola tetap dalam bentuk lain dari verbs ini, yakni tidak mengikuti pola akhiran -d atau -ed. Contohya adalah speak menjadi spoke dalam bentuk Verb 2, dan menjadi spoken dalam bentuk Verb 3.

Bentuk Asli (V1)Simple Past (V2)Past Participle (V3)
be (am/is/are)was/werebeen
becomebecamebecome
buyboughtbought
cutcutcut
drawdrewdrawn
Beberapa Contoh Irregular Verbs

Kata kerja dalam dua kategori ini penting untuk kamu ingat sebab akan sering digunakan, terutama dalam bahasan tenses. Bisa dengan cara dihafalkan. Tapi semakin lama kamu belajar Bahasa Inggris, semakin terbiasa pula kamu dengan verbs ini, sehingga tak perlu menghafal lagi.

Verb Tense Dasar dan Contohnya

Ada tiga bentuk tenses dasar dalam Bahasa Inggris, yakni simple tenses. Berikut ketiga simple tenses tersebut:

  • Simple Past: sebelum sekarang
  • Simple Present: sekarang
  • Simple Future: setelah sekarang

Simple tenses ini biasanya jadi yang pertama yang kamu pelajari dari Grammar. Secara umum simple tenses mengungkapkan fakta atau situasi yang ada di masa lalu (past), masa sekarang (present), dan masa depan (future). Contoh:

  • Simple Past: I spoke in front of hundreds of people yesterday. (Saya berbicara di hadapan ratusan orang kemarin).
  • Simple Present: I speak in front of hundreds of people every day. (Saya berbicara di hadapan ratusan orang setiap hari).
  • Simple Future: I will speak in front of hundreds of people tomorrow. (Saya akan berbicara di hadapan ratusan orang besok).

Kita sudah bahas sebelumnya bahwa untuk menunjukkan waktu, verb biasa dalam suatu kalimat bisa berada dalam bentuk lain. Dalam contoh di atas, speak adalah verb biasa (asli) dalam kategori irregular verb. Dan dalam kalimat lampau (simple past), verb speak tersebut berada dalam bentuk lain, yaitu spoke.

Simple Tense
Contoh Simple Tenses dengan Irregular Verb ‘Speak’

Bagaimana dengan Simple Future? Kenapa verb-nya tidak berubah padahal waktunya berbeda?

Sebenarnya, Bahasa Inggris hanya punya dua cara untuk mengekspresikan waktu dari verb-nya sendiri: past dan present. Sehingga: I spoke dan I speak saja.

Sementara untuk mengekspresikan masa depan atau tenses lainnya, kita harus menambahkan bentuk have, be, atau will. Ini disebut dengan helping atau auxiliary verbs. Sehingga pada contoh di atas, dalam simple future tense, terdapat auxiliary will sebelum verb asli speak.

Nah, untuk tenses lainnya dalam Bahasa Inggris, akan dibahas lebih lengkap dalam artikel: 12 Tenses dalam Bahasa Inggris dengan Fungsi dan Contohnya

Tags

Santi

Mahasiswa D3 Bahasa Inggris Politeknik Negeri Bandung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close